Kisah Anis, Mahasiswi UNS yang Berhasil Masuk University of Edinburgh dengan IISMA

Rabu, 16 Maret 2022 - 12:08 WIB
loading...
Kisah Anis, Mahasiswi...
Mahasiswi UNS Anis Sofia Harjanti yang lolos program IISMA ke University of Edinburgh. Foto/Tangkap layar laman UNS.
A A A
JAKARTA - Indonesian International Student Mobility Awards ( IISMA ) adalah salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbudristek yang sudah dibuka sejak 2021. Program ini menawarkan kesempatan belajar selama satu semester di perguruan tinggi terkemuka di luar negeri.

Saat pertama kali program IISMA dibuka, sebanyak 22 mahasiswa dari Universitas Sebelas Maret ( UNS ) Surakarta berhasil lolos program ini. Salah satunya mahasiswi Fakultas Kedokteran (FK) UNS, Program Studi (Prodi) Kedokteran, Anis Sofia Harjanti.

Anis lolos ke University of Edinburgh (UoE), Edinburgh, Scotland, United Kingdom. Mahasiswa UNS ini adalah menjadi visiting student di College of Arts, Humanities, and Social Sciences, dan School of Health in Social Science.

Keinginan Anis untuk bisa mendapatkan pengalaman ke luar negeri, diakuinya sudah ada sejak 2020. Berbagai macam kegiatan di tingkat internasional sudah ia coba ikuti. Meski beberapa kali sempat mengalami kegagalan, tidak jadi berangkat, mendapatkan pembatalan, namun Anis pantang menyerah.

Baca: Program Beasiswa Santri Berprestasi Tahun 2022 Dibuka, Cek Syaratnya

“Tahun 2021 awal, aku lihat program IISMA di MBKM. Lalu aku cari tahu dan takjub karena kesempatan yang diberikan lewat program ini melebihi ekspektasi yang aku harapkan. Menurutku IISMA one hold package for everything untuk program seperti student exchange. Karena ini, aku nggak bisa untuk tidak mencoba mendaftar IISMA,” katanya mengutip laman resmi UNS, Rabu (16/3/2022).

Anis mengungkapkan, setelah program IISMA diluncurkan ia segera mempersiapkan aplikasi yang dibutuhkan. Anis mengakui sempat kesulitan karena terbatasnya peredaran informasi terlebih belum adanya gambaran dari angkatan sebelumnya. Karena saat itu Anis menjadi awardee Batch 1 dari program IISMA.

“Jadi, hanya bergantung pada kanal informasi resmi IISMA. Seingatku cukup banyak hal yang bikin deg-degan. Terkadang infonya mendadak dan berubah-ubah,” lanjut Anis.

Tips Anis Bisa Tembus IISMA

Menurut Anis, yang harus dipersiapkan yakni research sebanyak-banyaknya tentang program IISMA. Karena ini langkah paling dasar untuk bisa mengenal lebih jauh dengan IISMA. Kemudian persiapkan dengan matang untuk bisa menjadi awardee IISMA. “Berikan usaha terbaik dan do extramiles di setiap aplikasi pendaftaran kalian,” katanya.

Baca juga: Tips Menulis Esai yang Baik untuk Lolos Beasiswa LPDP

Terutama yang cukup sulit di bagian esai. Sebisa mungkin, ujarnya, calon pendaftar sudah mengetahui tujuan secara personal ikut IISMA lalu hubungkan dengan tujuan IISMA sendiri. Harus ada benang merah, ujarnya, mengapa kalian adalah kandidat yang cocok menjadi awardee IISMA.

“Bisa juga dalam esai kalian tuliskan contoh kasus yang pernah dialami, apa saja tantangannya, dan bagaimana kalian mengatasi hal itu. Atau menuliskan bagaimana IISMA bisa mendukung kompetisi pasca kampus kamu. Pada intinya craft your essay well,” tips dari Anis.

Anis melanjutkan, karena sudah ada awardee IISMA batch 1, jadi bisa belajar dari para awardee IISMA sebelumnya. Cari mentor atau seseorang yang bisa menjadi panutan. Tanyakan kepada mereka terkait aplikasi kita. Sebab, katanya, input mereka sangat berharga dan bisa buat refleksi kembali. Juga tak lupa terus asah kemampuan bahasa Inggris baik aktif maupun pasif.

“Bagi yang masih ragu atau takut mendaftar IISMA, kuncinya coba dulu aja. Karena menurut aku, kalau nggak pernah coba kemungkinan kita berhasil 0%. Sedangkan ketika berani mencoba, kita akan memiliki kesempatan berhasil 50% dan kesempatan gagal 50%. Dan gapapa banget ketika yang didapatkan kesempatan gagal. Karena kegagalan akan selalu ada. Intinya adalah hal yang bisa dipelajari selama prosesnya, entah nanti hasilnya berhasil atau gagal,” ucapnya.

“Aku sendiri pun pernah mengalami penolakan, yang sudah aku rencanakan harus dibatalkan, atau rencana tidak sesuai dengan yang aku harapkan, dan itu gapapa banget. Pelajaran itu yang membantuku mempersiapkan hal lain lebih baik ke depannya. Lakukan yang terbaik dan let God do the best,” ucapnya memberi semangat.

Sementara itu, selama menempuh 1 semester di UoE, banyak hal yang Anis pelajari. Ia belajar banyak akan penerapan keseimbangan, antara kerja atau belajar tetapi tetap menikmati hidup. Kemudian lingkungan belajar di UoE yang melatih mahasiswa untuk mandiri.

“Di sini sistemnya nggak disuapin. Sebelum pembelajaran, dosen atau guru memberikan bahan bacaan, kemudian di kelas kita tinggal diskusi. Menurutku ini salah satu cara agar mahasiswanya bisa keep up sama bahan pembelajarannya. Karena belajar bukan cuma untuk ujian, tetapi juga belajar untuk mengerti,” katanya.

“Ujian di UoE juga nggak semerta-merta ngetes pengetahuan yang sudah kita baca. Terkadang ujian dilaksanakan dalam bentuk esai, dan itu mengajarkanku untuk bagaimana menginput beberapa pendapat ahli yang ditemui,” pungkas Anis.
(nz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
President University...
President University Cetak 359 Inovasi Mahasiswa Lewat Economic Survival Exhibition 2026
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Rekomendasi
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved