Komisi II DPR Sebut IPDN Salah Satu Sekolah Kedinasan Terbaik di Indonesia
Rabu, 23 Maret 2022 - 21:10 WIB
loading...
Komisi II DPR saat kunjungan kerja spesifik ke IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Pengelolaan pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN ) dinilai sudah cukup baik. Tak mengherankan IPDN menjadi salah satu sekolah kedinasan terbaik di Indonesia.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat kunjungan kerja spesifik ke IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kedatangan rombongan dari Komisi II yang berjumlah 14 orang, disambut Rektor IPDN Hadi Prabowo beserta jajaran pimpinan IPDN. Rombongan berkeliling melihat kegiatan praja IPDN di kala pandemi serta memantau sarana dan prasarana yang ada di kampus IPDN Jatinangor.
Ahmad Doli mengatakan, kunjungan kerja spesifik ini merupakan tugas dan tanggung jawab Komisi II DPR untuk memantau semua bidang kerja dari mitra Komisi II, terutama sekolah-sekolah kedinasan.
Baca juga: Wapres Minta Lulusan IPDN Hilangkan Egosektoral di Instansi Pemerintah
"Terkait sekolah kedinasan ini sangat penting karena ini menyangkut masa depan bangsa dan negara Indonesia. Kalau kita membicarakan masa depan Indonesia, kita harus pula fokus dalam menjamin kualitas pendidikan yang diberikan kepada anak-anak didik di sini (IPDN). Kita harus menjamin kualitas pendidikan yang kita berikan kepada anak-anak didik ini bisa berlangsung dengan baik karena orang yang kita didik inilah yang menjamin kelangsungan perjalanan negara kita," kata Doli dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (23/3/2022).
Menurut Ahmad Doli, IPDN merupakan sekolah kedinasan yang menghasilkan pamong praja, di mana nanti tugasnya kembali kepada fungsi pemerintah untuk melayani publik. "Jadi IPDN harus betul-betul siap karena output lembaga pendidikan ini akan berinteraksi dengan kepentingan publik atau masyarakat. Jadi harus kita pastikan bagaimana produknya ini punya kualitas dalam konteks leadership, komunikasi, management, administratif, dan lain-lain," katanya.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat kunjungan kerja spesifik ke IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kedatangan rombongan dari Komisi II yang berjumlah 14 orang, disambut Rektor IPDN Hadi Prabowo beserta jajaran pimpinan IPDN. Rombongan berkeliling melihat kegiatan praja IPDN di kala pandemi serta memantau sarana dan prasarana yang ada di kampus IPDN Jatinangor.
Ahmad Doli mengatakan, kunjungan kerja spesifik ini merupakan tugas dan tanggung jawab Komisi II DPR untuk memantau semua bidang kerja dari mitra Komisi II, terutama sekolah-sekolah kedinasan.
Baca juga: Wapres Minta Lulusan IPDN Hilangkan Egosektoral di Instansi Pemerintah
"Terkait sekolah kedinasan ini sangat penting karena ini menyangkut masa depan bangsa dan negara Indonesia. Kalau kita membicarakan masa depan Indonesia, kita harus pula fokus dalam menjamin kualitas pendidikan yang diberikan kepada anak-anak didik di sini (IPDN). Kita harus menjamin kualitas pendidikan yang kita berikan kepada anak-anak didik ini bisa berlangsung dengan baik karena orang yang kita didik inilah yang menjamin kelangsungan perjalanan negara kita," kata Doli dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (23/3/2022).
Menurut Ahmad Doli, IPDN merupakan sekolah kedinasan yang menghasilkan pamong praja, di mana nanti tugasnya kembali kepada fungsi pemerintah untuk melayani publik. "Jadi IPDN harus betul-betul siap karena output lembaga pendidikan ini akan berinteraksi dengan kepentingan publik atau masyarakat. Jadi harus kita pastikan bagaimana produknya ini punya kualitas dalam konteks leadership, komunikasi, management, administratif, dan lain-lain," katanya.
Lihat Juga :