Masih Bimbang Pilih Jurusan? Ini Saran dari Pakar Psikometri UNS
Kamis, 14 April 2022 - 16:49 WIB
loading...
Pakar psikometri UNS beri saran untuk memilih jurusan. Foto/Ilustrasi/Dok/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Seleksi penerimaan mahasiswa baru sudah dimulai sejak Januari 2022 lalu. Peserta didik kelas XII sudah menyiapkan diri untuk masuk ke perguruan tinggi . Namun, banyak juga yang masih bimbang dalam memilih jurusan.
Berkaitan dengan hal itu, Pakar Psikometri Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Moh. Abdul Hakim memberikan tips bagi calon mahasiswa dalam menentukan jurusan. Menurut Hakim, minat dan bakat memegang peranan yang sangat penting.
Dia membedakan definisi minat dan bakat. Minat adalah dorongan yang tinggi semacam motivasi atau ketertarikan dalam hal tertentu. Sementara itu, bakat adalah kemampuan seseorang yang lebih cepat dari teman sebayanya dalam melakukan suatu hal. Keserasian minat dan bakat ini akan menghasilkan renjana (passion).
Baca: Segera Daftar, Pendaftaran UTBK SBMPTN 2022 Besok Akan Ditutup
“Kunci menemukan passion itu kalau minat dan bakatnya selaras. Contoh saat kita memiliki minat di dunia sastra, misal kita sangat suka baca bukunya Ernest Hermingway. Lalu kita juga mudah menulis di bahasa Indonesia. Tulisanmu sering dapat pujian guru atau bahkan menang lomba. Di situlah titik temu antara minat dan bakatmu,” jelas Hakim, melansir laman resmi UNS, Kamis (14/4/2022).
Dosen yang kini menjabat sebagai Koordinator Bidang (Korbid) Penjaminan Mutu dan Pengembangan Naskah Soal Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS tersebut mengatakan bahwa renjana sangat penting bagi seseorang. Renjana itu yang membuat seseorang dapat bertahan dan melanjutkan perjalanan di saat-saat yang berat.
Berkaitan dengan hal itu, Pakar Psikometri Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Moh. Abdul Hakim memberikan tips bagi calon mahasiswa dalam menentukan jurusan. Menurut Hakim, minat dan bakat memegang peranan yang sangat penting.
Dia membedakan definisi minat dan bakat. Minat adalah dorongan yang tinggi semacam motivasi atau ketertarikan dalam hal tertentu. Sementara itu, bakat adalah kemampuan seseorang yang lebih cepat dari teman sebayanya dalam melakukan suatu hal. Keserasian minat dan bakat ini akan menghasilkan renjana (passion).
Baca: Segera Daftar, Pendaftaran UTBK SBMPTN 2022 Besok Akan Ditutup
“Kunci menemukan passion itu kalau minat dan bakatnya selaras. Contoh saat kita memiliki minat di dunia sastra, misal kita sangat suka baca bukunya Ernest Hermingway. Lalu kita juga mudah menulis di bahasa Indonesia. Tulisanmu sering dapat pujian guru atau bahkan menang lomba. Di situlah titik temu antara minat dan bakatmu,” jelas Hakim, melansir laman resmi UNS, Kamis (14/4/2022).
Dosen yang kini menjabat sebagai Koordinator Bidang (Korbid) Penjaminan Mutu dan Pengembangan Naskah Soal Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS tersebut mengatakan bahwa renjana sangat penting bagi seseorang. Renjana itu yang membuat seseorang dapat bertahan dan melanjutkan perjalanan di saat-saat yang berat.
Lihat Juga :