Gandeng SMA-SMK, Platform Pembelajaran Digital Kembangkan Pelatihan Bahasa Jepang

Sabtu, 30 April 2022 - 12:09 WIB
loading...
Gandeng SMA-SMK, Platform...
Platform pembelajaran digital mengembangkan pelatihan Bahasa Jepang. Foto/Freepik.
A A A
JAKARTA - Kemahiran berbahasa Jepang saat ini semakin dibutuhkan. Tidak hanya untuk menambah skill di dunia kerja namun juga untuk pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan ke Negeri Sakura.

Di sisi lain pandemi Covid-19 yang masih belum usai pun mengubah sistem pembelajaran menjadi pembelajaran online. Menurut Direktur Edigy Alvin Saputra Komala, pihaknya terus mengembangkan business modelnya dimana pembelajaran online di tengah pandemi berkembang dengan cepat.

Edigy sendiri adalah platform edukasi berbasis digital yang fokus pada pendidikan (K12) dan Pendidikan Bahasa Jepang. Dia menjelaskan, pihaknya telah meluncurkan kelas online yaitu Edu-Digy dan Pro-Digy.

Baca: Mahasiswa ITS Gagas Aplikasi Layanan Konsultasi Kesehatan Mental

Menurutnya, Edu-Digy merupakan program khusus pendidikan yang akan hadir di awal tahun ajaran 2022/2023 sebagai bimbingan belajar bagi siswa-siswa di Indonesia. "Pro-Digy adalah program khusus untuk pelatihan skill yang fokusnya pelatihan bahasa Jepang," katanya melalui siaran pers, Sabtu (30/4/2022).

Dia menjelaskan, Edu-Digy mempunyai tujuan untuk mendemokratisasi akses pendidikan dan pembelajaran bahasa jepang yang berkualitas untuk mewujudkan dampak positif bagi kehidupan masyarakat dengan menyediakan platform pembelajaran digital yang terjangkau.

Dia menerangkan, pihaknya sudah beberapa kali membuka kelas Bahasa Jepang sejak akhir 2021 lalu. Khususnya untuk level N5 dan N4 serta segera akan membuka untuk kelas bahasa jepang level N3.

Baca juga: Kolaborasi Kemendikbudristek-TNI AD Berlanjut untuk Bantu Pembelajaran di Daerah 3T

Meski baru akan diluncurkan secara resmi, Edigy telah memiliki lebih dari 6.000 siswa. "Selain itu, Edigy juga telah bekerja sama dengan sejumlah LPK dan SMA serta SMK di Indonesia," tuturnya.

Dalam penyediaan pembelajaran bahasa jepang, Edigy berkolaborasi denga With-Us Corporation dan Edigy juga menjadi pemegang lisensi resmi atas produk-produk Ask Publishing di Indonesia seperti buku Nihongo Sou-Matome, JLPT Mockup Test dan lainnya.

Edigy yang dirintis di tengah pandemi pada tahun 2020 lalu didirikan oleh beberapa anak muda Indonesia yang terdiri dari Alvin Saputra Komala Saputra, Emily Wijaya, Rian Arisandi, dan Hamzah serta didukung oleh Suryanto Wijaya selaku Inkubator Startup.

Edigy telah melakukan brand launching berupa kompetisi yang digelar secara virtual pada Jumat, 29 April 2022. Dalam event brand launching terdapat 2 kompetisi yang diselenggarakan. Yaitu Video Cosplay dan Video Creative Promotion dengan total hadiah Rp50 juta untuk 3 pemenang di masing-masing perlombaan. Lebih dari itu, peserta juga berkesempatan untuk mendapatkan beasiswa pelatihan di platform Edigy.
(nz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaji Lulusan SMK di...
Gaji Lulusan SMK di Jepang, Lebih Besar dari yang Kamu Bayangkan?
Dorong Pembelajaran...
Dorong Pembelajaran Selaras Kebutuhan Industri, Rektor MNC University dan Pengurus Kadin Kunjungi Sejumlah Perusahaan di Jepang
Rektor MNC University...
Rektor MNC University Kunjungi Jepang, Perkuat Kerja Sama Tridharma dan Akses Magang-Kerja bagi Mahasiswa di 3 Kota Utama
Beasiswa Ajinomoto 2025...
Beasiswa Ajinomoto 2025 Dibuka, Kuliah S2 Gratis di 7 Kampus Jepang
Buka Peluang Akses Kerja...
Buka Peluang Akses Kerja Lulusan, MNC University Jalin Kolaborasi dengan Iluka College di Jepang
Sertifikat Bahasa Level...
Sertifikat Bahasa Level N5 Jadi Syarat Utama Pemagangan ke Jepang
Judul Skripsi Kaoru...
Judul Skripsi Kaoru Mitoma, Pemain Timnas Jepang Lulusan Universitas Tsukuba
Rasakan Kemudahan Pengalaman...
Rasakan Kemudahan Pengalaman Belajar Bahasa dengan Teknologi
Unggul di Pendidikan...
Unggul di Pendidikan Jarak Jauh, UT Raih Akreditasi Internasional dari AAOU
Rekomendasi
97.000 Kendaraan Melintas,...
97.000 Kendaraan Melintas, Arus Balik di Tol Palikanci-Cipali Padat Merayap
Puncak Arus Balik, Lalin...
Puncak Arus Balik, Lalin dari Tol Cipularang Dialihkan Menuju Jalur Fungsional Tol Japek II Selatan
Mengakali Tarif Impor...
Mengakali Tarif Impor Terbaru Trump, Industri Tekstil Sebut Bisa dengan Kapas
Dituduh Masuk Rumah...
Dituduh Masuk Rumah Kades Tanpa Izin, Remaja Ditabrak Motor lalu Ditelanjangi Keliling Kampung
Hasil Fulham vs Liverpool:...
Hasil Fulham vs Liverpool: The Cottagers Comeback, Skor 3-1 di Babak Pertama
Awasi Efek Lanjutan...
Awasi Efek Lanjutan Tarif AS, Baja Impor Bisa Membanjiri Pasar RI
Berita Terkini
13 Rektor ITS dari Masa...
13 Rektor ITS dari Masa ke Masa, Dokter, Militer, hingga yang Diangkat Jadi Menteri
9 jam yang lalu
10 Sekolah Kedinasan...
10 Sekolah Kedinasan Gratis yang Banyak Diburu di 2024, Lulus Jadi PNS
11 jam yang lalu
Ayah Maia Estianty Ternyata...
Ayah Maia Estianty Ternyata Mantan Rektor ITS dan Arsitek Legendaris, Ini Profilnya
13 jam yang lalu
Penerima PIP Dicek Lewat...
Penerima PIP Dicek Lewat DTKS Kemensos! Simak Cara Lengkap dan Syaratnya
16 jam yang lalu
Cara Cek Apakah Kamu...
Cara Cek Apakah Kamu Penerima PIP 2025 atau Bukan, Mudah dan Cepat!
17 jam yang lalu
Handal atau Andal, Mana...
Handal atau Andal, Mana Kata yang Baku Menurut KBBI?
1 hari yang lalu
Infografis
Pakistan Kembangkan...
Pakistan Kembangkan Rudal Canggih Jadi Ancaman bagi AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved