Inilah 5 Akademi Militer Paling Ketat dan Bergengsi di Dunia

Selasa, 10 Mei 2022 - 05:17 WIB
loading...
Inilah 5 Akademi Militer...
Akademi militer terbaik dengan seleksi masuk paling ketat dan paling bergengsi di seluruh dunia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sekolah kepemimpinan militer sejauh ini masih menjadi salah satu kawah candradimuka terbaik bagi lahirnya pemimpin nasional di dunia. Dari sekolah atau lembaga-lembaga yang diinisiasi militer ini banyak lahir tokoh bagi banyak negara di dunia.

Berikut beberapa akademi militer terbaik dengan seleksi masuk paling ketat dan paling bergengsi di seluruh dunia.

1. Akademi Militer Amerika Serikat (West Point)
Inilah 5 Akademi Militer Paling Ketat dan Bergengsi di Dunia

Akademi ini menyediakan kurikulum komprehensif namun seimbang untuk menanamkan pengetahuan, keterampilan, dan atribut yang diperlukan untuk menjadi pejuang tangguh dan mengatasi setiap tantangan secara profesional dan pribadi.

Setelah lulus, taruna ditugaskan sebagai letnan dua di Angkatan Darat AS. Moto de facto dari West Point adalah "Banyak dari sejarah yang Kami ajarkan dibuat oleh orang-orang yang Kami ajar".

Baca juga: Pendaftaran Taruna Akmil 2022 Masih Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar

Benar saja, Akademi telah menghasilkan banyak orang yang telah membentuk sejarah AS dan dunia. West Point memiliki daftar panjang lulusan terkenal termasuk dua Presiden, Ulysses S. Grant dan Dwight D. Eisenhower.

Jenderal Sipil lainnya termasuk Robert E. Lee dan Stonewall Jackson. Sedangkan jendral Perang Dunia II alumni West Point yang populer antara lain Douglas Mac Arthur, George S. Patton, Omar Bradley dan Henry H. Arnold.

2. RAF College Cranwell, Kerajaan Inggris
Inilah 5 Akademi Militer Paling Ketat dan Bergengsi di Dunia

RAF College Cranwell adalah akademi udara pertama di dunia ketika dibuka pada 1919. Sekolah pendidikan dan pelatihan Angkatan Udara Kerajaan Inggris ini memberikan pelatihan awal kepada personel RAF yang ingin ditugaskan sebagai perwira. College juga bertanggung jawab untuk semua kegiatan perekrutan RAF.

Sebagian besar perwira RAF menyelesaikan kursus 32 minggu dalam mentransformasikan kepemimpinan, studi kekuatan udara (termasuk etika). Alumni terkenal termasuk Pangeran Charles dan William serta beberapa anggota bangsawan Arab.

3. Sekolah Militer Khusus Saint-Cyr, Prancis
Inilah 5 Akademi Militer Paling Ketat dan Bergengsi di Dunia

Didirikan oleh Napoleon Bonaparte pada 1803 di Fontainebleau, L'Ecole Speciale Military de Saint-Cyr adalah akademi militer nasional Prancis. Lima tahun kemudian Napoleon memindahkan lembaga itu ke Saint-Cyr-l'Ecole dekat Versailles di lokasi sekolah abad ke-17 yang didirikan oleh istri Louis XIV.

Namun, bangunan-bangunan dihancurkan dalam Perang Dunia II dan akademi dipindahkan ke Coetquidan, Brittany setelah perang tetapi nama itu dipertahankan karena popularitasnya. Selama abad ke-19 dan dekade-dekade awal abad ke-20, sekolah Saint-Cyr hanya menyiapkan para perwira dan staf untuk infanteri dan kavaleri.

Namun, setelah Perang Dunia II, ia mulai melatih para insinyur, petugas teknis, dan artileri. Perempuan diterima di akademi hanya pada akhir 1983. Hari ini, Saint-Cyr menawarkan program pendidikan tiga tahun dengan gelar master dalam manajemen, teknik dan hubungan internasional, dan lulusannya menjadi letnan pertama di tentara Prancis. Bapak pendiri Prancis modern, Jenderal Charles de Gaulle adalah alumni akademi ini yang lulus secara memuaskan pada 1911.

4. Universitas Pertahanan Nasional PLA, China

Lembaga ini adalah universitas nasional Beijing di bawah kepemimpinan Komite Sentral Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Lembaga ini dibentuk pada 1985 hasil merger Akademi Militer PLA, Akademi Logistik PLA dan Akademi Politik PLA.

Universitas Pertahanan Nasional PLA adalah lembaga pendidikan militer terkemuka di China. Pendirian akademi ini diklaim sebagai respons atas berdirinya akademi West Point milik AS. Kurikulum yang diajarkan di akademi ini mencakup Kursus Komando Bersama dan Staf, Kursus Pertahanan Nasional dan Kursus Penyegaran Lanjutan.

Studi lanjutan mengajarkan Kursus Komando Tinggi dan Studi Pertahanan. Sekolah Pascasarjana merupakan jenjang yang siswanya terdiri dari jajaran Kapten, Letnan, Kolonel Senior, dan Kapten PLA. Sejak merger besar pada 1985, PLA NDU telah menghasilkan lebih dari 10.000 profesional senior di berbagai bidang.

Lebih dari 800 orang asing menengah ke profesional militer senior telah berpartisipasi dalam akademi ini. Semua komandan lapangan dan kepala layanan PLA saat ini adalah jebolan Universitas Pertahanan Nasional PLA.

5. Akademi Staf Umum, Rusia
Inilah 5 Akademi Militer Paling Ketat dan Bergengsi di Dunia

Pertama kali dikenal sebagai Akademi Militer Kekaisaran, lembaga ini didirikan pada 1832 di St. Petersburg. Akademi ini menawarkan pendidikan militer lebih tinggi kepada para perwira dan surveyor tanah Tsar.

Akademi mempekerjakan beberapa ahli taktik militer dan ahli teori terbaik pada masanya seperti Alexei Bajov, Heinrich Leer, Nikolai Medem dan Alexander Myshlayevsky. Di bawah mereka, Akademi memberikan kontribusi signifikan terhadap teori militer. Pada 1918, Akademi Staf Umum menjadi Akademi Militer Tentara Merah.

Pada 1921, apa yang tersisa dari Akademi Staf Umum dibubarkan. Nama itu diperkenalkan kembali ketika Akademi Militer Voroshilov dari Staf Umum Angkatan Darat Uni Soviet didirikan. Saat ini dikenal sebagai Akademi Militer Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia. Di antara alumni Akademi paling terkenal adalah Abdolhossein Teymourtash, Fyodor Radetsky, Nikolai Stoletov, dan Mikhai Skobelev.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lowongan Kerja Kedubes...
Lowongan Kerja Kedubes AS Dibuka Kembali, Gaji Tembus Rp217 Juta per Tahun
Suami Wamen Stella Christie...
Suami Wamen Stella Christie Alami Kecelakaan di Aspen, Dirawat Intensif
Rekrutmen Pa PK TNI...
Rekrutmen Pa PK TNI Dokter Spesialis 2026 Dibuka, Lulus Berpangkat Kapten
Beasiswa Fulbright 2025...
Beasiswa Fulbright 2025 Resmi Dibuka, Cek Syarat Kuliah Gratis di Amerika Serikat
Menteri Brian Dorong...
Menteri Brian Dorong Amerika Serikat Beri Potongan Biaya Kuliah untuk Penerima Beasiswa
4 Alumni SMA Taruna...
4 Alumni SMA Taruna Nusantara Peraih Adhi Makayasa 2025, Ini Sosoknya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Rekomendasi
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Praz Teguh Tegaskan...
Praz Teguh Tegaskan Tak Terima Aliran Dana Hanania Group, Hanya Uang Saku Umroh
Berita Terkini
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved