Profesor Soemartono Sosrosoemarsono, Bapak Entomologi Indonesia Tutup Usia

Senin, 16 Mei 2022 - 10:47 WIB
loading...
Profesor Soemartono...
IPB University, Prof Soemartono Sosrosoemarsono meninggal dunia pada Minggu, (15/5). Bapak Entomologi Indonesia itu tutup usia pada umur 92 tahun. Foto/Dok/Humas IPB
A A A
JAKARTA - IPB University kembali berduka atas meninggalnya salah satu guru terbaik. Prof Soemartono Sosrosoemarsono meninggal dunia pada Minggu, (15/5/2022). Bapak Entomologi Indonesia itu tutup usia pada umur 92 tahun.

Prof Soemartono Sosrosoemarsono merupakan entomologis pribumi pertama yang diakui pada era awal kemerdekaan Indonesia. Ia juga dikenal sebagai perintis jurusan hama dan penyakit tanaman serta program studi entomologi dan fitopatologi di IPB University.

Baca juga: Hasil Riset Mahasiswa UI Efektif Tekan Angka Kematian Penderita Diabetes

Prof Soemartono mengawali kariernya sebagai asisten dosen entomologi Fakultas Pertanian Universitas Indonesia pada 1965. Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjadi Pembantu Rektor 1 IPB University (1964-1968) dan Anggota Presidium IPB University 1965-1966).

Ia juga tergabung dalam Komisi Pemasukan Agens Hayati dan Komisi Pestisida (1996-1997), Direktur Pusat Kajian Pengendalian Hama Terpadu, Fakultas Pertanian IPB University (1997), Ketua II Komisi Perlindungan Tanaman, Departemen Pertanian RI, serta Anggota Kelompok Pengarah, Kelompok Kerja dan Komisi Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Hama Terpadu (PHT), Program Nasional PHT yang digagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Prof Soemartono merupakan ilmuwan yang berada di balik lahirnya Instruksi Presiden (Inpres) No. 3 tahun 1986 tentang Peningkatan Pengendalian Hama Wereng Coklat pada Tanaman. Inpres tersebut merupakan tonggak pertama penerapan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT) di Indonesia.

Baca juga: UIII Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Mandiri Program Magister dan Doktoral

Nama Prof Soemartono Sosrosoemarsono juga diabadikan sebagai museum serangga di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, IPB University. Museum tersebut memiliki spesimen serangga lebih dari empat ribu koleksi yang telah berumur puluhan tahun (sejak 1990).

Sedikitnya ada 112 famili dari 25 ordo serangga yang dipamerkan dan ditata berdasarkan taksonominya. Museum serangga IPB University itu juga memamerkan 166 spesies hama yang diatur berdasarkan komoditas inangnya, mulai dari hama tanaman pangan, perkebunan dan hortikultura. Tidak hanya itu, museum serangga tersebut juga menyimpan spesimen serangga penyerbuk, parasitoid dan predator.

Rektor IPB University, Prof Arif Satria mengungkapkan, “Prof Soemartono Sosrosoemarsono adalah seorang guru yang menjadi kebanggaan IPB. Beliau bukan guru biasa, tetapi guru inspiratif yang benar-benar mendidik mahasiswa untuk mencintai ilmu, peduli sosial, rendah hati, dan mencintai keanekaragaman hayati. Beliau adalah ilmuwan yang mengembangkan prinsip PHT di Indonesia. IPB University kehilangan guru terbaiknya. Semoga spirit dan inspirasinya tetap hidup dan membawa manfaat untuk kemaslahatan.”

Selamat jalan Prof Soemartono Sosrosoemarsono, karya dan pengabdianmu telah menjadi semangat bagi generasi muda untuk terus membangun pertanian Indonesia.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Distribusi MBG Dinilai...
Distribusi MBG Dinilai Bermasalah, Pakar IPB Tawarkan Solusi Berbasis KIP dan KIS
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Pemakaman Militer Ryamizard...
Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu Berlangsung Khidmat, Sjafrie Jadi Inspektur Upacara
Rekomendasi
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved