Siapkan Rp3,2 Triliun, Sekolah Swasta Bakal Dapat Jatah BOS Kinerja
Senin, 22 Juni 2020 - 20:04 WIB
loading...
Siapkan Rp3,2 Triliun, Sekolah Swasta Bakal Dapat Jatah BOS Kinerja
A
A
A
JAKARTA - Sebagai respons atas pandemi Covid-19 yang berdampak pada dunia pendidikan, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud ) mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,2 triliun untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi dan Kinerja.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, alokasi BOS Afirmasi yang semula hanya diperuntukkan bagi daerah 3 T (tertinggal, terdepan dan terluar), kini ada tambahan daerah terdampak Covid-19. Sedangkan dana BOS Kinerja yang semula hanya untuk sekolah negeri, kini juga bisa dialokasikan untuk sekolah swasta berprestasi. (Baca juga: Kemendikbud Lakukan Penyesuaian Kurikulum untuk Semester Depan)
"Untuk pertama kalinya sekolah swasta yang membutuhkan bantuan dapat BOS Afirmasi dan BOS Kinerja. Penggunaannya sama dengan BOS Reguler, maksimum flexibility. Perubahannya tadinya BOS Kinerja hanya untuk negeri, sekarang juga swasta. Alokasi dana BOS Afirmasi dan BOS Kinerja ini mencapai Rp3,2 triliun untuk 56.115 sekolah," kata Nadiem saat Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR, Senin (22/6/2020).
Dikatakan Nadiem, sekolah diberikan fleksibilitas dalam penggunaan dana BOS. "Ini ada perubahan cukup dramatis. Kami meningkatkan fleksibilitas penggunaan BOS reguler, bisa untuk kuota data untuk Pembelajaran Jarak Jauh dan lainnya," paparnya.
Nadiem mengatakan, seiring pandemi Covid-19, pihaknya menerima juga banyak keluhan dari masyarakat bahwa banyak sekolah dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang terpukul karena selama ini pendapatan mereka 100% berasal dari iuran.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, alokasi BOS Afirmasi yang semula hanya diperuntukkan bagi daerah 3 T (tertinggal, terdepan dan terluar), kini ada tambahan daerah terdampak Covid-19. Sedangkan dana BOS Kinerja yang semula hanya untuk sekolah negeri, kini juga bisa dialokasikan untuk sekolah swasta berprestasi. (Baca juga: Kemendikbud Lakukan Penyesuaian Kurikulum untuk Semester Depan)
"Untuk pertama kalinya sekolah swasta yang membutuhkan bantuan dapat BOS Afirmasi dan BOS Kinerja. Penggunaannya sama dengan BOS Reguler, maksimum flexibility. Perubahannya tadinya BOS Kinerja hanya untuk negeri, sekarang juga swasta. Alokasi dana BOS Afirmasi dan BOS Kinerja ini mencapai Rp3,2 triliun untuk 56.115 sekolah," kata Nadiem saat Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR, Senin (22/6/2020).
Dikatakan Nadiem, sekolah diberikan fleksibilitas dalam penggunaan dana BOS. "Ini ada perubahan cukup dramatis. Kami meningkatkan fleksibilitas penggunaan BOS reguler, bisa untuk kuota data untuk Pembelajaran Jarak Jauh dan lainnya," paparnya.
Nadiem mengatakan, seiring pandemi Covid-19, pihaknya menerima juga banyak keluhan dari masyarakat bahwa banyak sekolah dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang terpukul karena selama ini pendapatan mereka 100% berasal dari iuran.
Lihat Juga :