Unesa Terpilih Jadi Tempat Kuliah Lulusan Sekolah Indonesia-Arab Saudi
Kamis, 26 Mei 2022 - 18:40 WIB
loading...
Unesa terpilih jadi tempat kuliah lulusan sekolah Indonesia-Arab Saudi. Foto/Tangkap layar laman Unesa.
A
A
A
JAKARTA - Tingginya minat pelajar sekolah Indonesia di Arab Saudi untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi Indonesia membuat Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah turun tangan. KJRI menjalin kerja sama dengan kampus-kampus tanah air, salah satunya Universitas Negeri Surabaya ( Unesa ).
Konsul Jenderal RI Jeddah Eko Hartono menyampaikan bahwa kerja sama tersebut bertujuan untuk membuka kesempatan bagi pelajar di Arab Saudi untuk menempuh pendidikan tinggi di Indonesia. Pelajar prioritas mereka, yaitu lulusan sekolah Indonesia yang ada di sana.
Dijelaskan Eko Hartono, ada dua sekolah Indonesia di Arab Saudi. Pertama, Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dengan murid sebanyak 1.035 orang mulai dari SD-SMA. Kedua, Sekolah Indonesia-Makkah (SIM) yang memiliki sekitar 356 murid. Murid dari sekolah tersebut kebanyakan merupakan anak-anak dari pekerja migran Indonesia (PMI) dan komunitas diaspora Indonesia (KDI) yang menetap di Arab Saudi.
Baca: UGM Kembali Gelar Wisuda Luring, 1.023 Mahasiswa Berhasil Lulus
“Selama ini, sebagian dari mereka ingin melanjutkan pendidikan di luar Arab Saudi, khususnya kembali ke Indonesia. Karena itu, kami menjalin bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia salah satunya Unesa,” beber Eko Hartono, dilansir dari laman Unesa, Kamis (26/5/2022).
Lewat kerja sama itu, KJRI ‘membuka tangan lebar-lebar’ bagi Unesa untuk menjalankan berbagai program tridarma perguruan tinggi. Bisa melakukan riset, praktek mengajar, magang dan sebagainya di Arab Saudi.
“Dengan harapan anak-anak (pelajar sekolah Indonesia-Arab Saudi, red) kami bisa melanjutkan pendidikannya di sini dan Unesa bisa meningkatkan tridarma perguruan tinggi. Kerja sama ini harapannya bisa meningkat lagi ke depannya,” harapnya.
Konsul Jenderal RI Jeddah Eko Hartono menyampaikan bahwa kerja sama tersebut bertujuan untuk membuka kesempatan bagi pelajar di Arab Saudi untuk menempuh pendidikan tinggi di Indonesia. Pelajar prioritas mereka, yaitu lulusan sekolah Indonesia yang ada di sana.
Dijelaskan Eko Hartono, ada dua sekolah Indonesia di Arab Saudi. Pertama, Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dengan murid sebanyak 1.035 orang mulai dari SD-SMA. Kedua, Sekolah Indonesia-Makkah (SIM) yang memiliki sekitar 356 murid. Murid dari sekolah tersebut kebanyakan merupakan anak-anak dari pekerja migran Indonesia (PMI) dan komunitas diaspora Indonesia (KDI) yang menetap di Arab Saudi.
Baca: UGM Kembali Gelar Wisuda Luring, 1.023 Mahasiswa Berhasil Lulus
“Selama ini, sebagian dari mereka ingin melanjutkan pendidikan di luar Arab Saudi, khususnya kembali ke Indonesia. Karena itu, kami menjalin bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia salah satunya Unesa,” beber Eko Hartono, dilansir dari laman Unesa, Kamis (26/5/2022).
Lewat kerja sama itu, KJRI ‘membuka tangan lebar-lebar’ bagi Unesa untuk menjalankan berbagai program tridarma perguruan tinggi. Bisa melakukan riset, praktek mengajar, magang dan sebagainya di Arab Saudi.
“Dengan harapan anak-anak (pelajar sekolah Indonesia-Arab Saudi, red) kami bisa melanjutkan pendidikannya di sini dan Unesa bisa meningkatkan tridarma perguruan tinggi. Kerja sama ini harapannya bisa meningkat lagi ke depannya,” harapnya.
Lihat Juga :