Selamat, UNS Raih Pengakuan Internasional 4-Star dari QS STAR
Sabtu, 28 Mei 2022 - 16:21 WIB
loading...
UNS meraih pengakuan internasional 4-Star dari QS STAR. Foto/Tangkap layar laman UNS.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Sebelas Maret ( UNS ) Surakarta kembali memperoleh pengakuan dari internasional. Kali ini, UNS memperoleh kategori 4-star (very good) dari QS STAR. Pencapaian ini meningkat dari 3-star yang diperoleh pada tahun 2015.
QS STAR merupakan layanan dari QS Quacquarelli Symonds untuk penilaian terhadap institusi pendidikan tinggi dengan kriteria yang lebih banyak dibandingkan dengan yang digunakan dalam pemeringkatan QS World University Rankings . QS STAR memungkinkan suatu perguruan tinggi yang dinilai untuk mengidentifikasi area-area yang menjadi kekuatan dan bidang-bidang yang masih menjadi kelemahan.
Dalam metodologi QS STAR terdapat 4 kategori yang dinilai yaitu core criteria, specialist criteria, learning environment, dan advanced criteria. Adapun untuk core criteria dilihat dari 5 aspek, yaitu teaching, employability, internationalization, research, dan academic development.
Baca: Kemendikbudristek Hadirkan Alat Simulasi Kemudi Kapal Digital Buatan SMK dan Kampus Vokasi
Sementara learning environment, perguruan tinggi dapat memilih satu dari dua aspek yaitu fasilitas atau online learning. Untuk specialist criteria, perguruan tinggi dapat memilih indikator antara subject ranking atau program strength. Sedangkan untuk advanced criteria diukur dengan dua dari empat indikator yaitu innovation, social responsibility, inclusiveness dan art & culture.
QS STAR merupakan layanan dari QS Quacquarelli Symonds untuk penilaian terhadap institusi pendidikan tinggi dengan kriteria yang lebih banyak dibandingkan dengan yang digunakan dalam pemeringkatan QS World University Rankings . QS STAR memungkinkan suatu perguruan tinggi yang dinilai untuk mengidentifikasi area-area yang menjadi kekuatan dan bidang-bidang yang masih menjadi kelemahan.
Dalam metodologi QS STAR terdapat 4 kategori yang dinilai yaitu core criteria, specialist criteria, learning environment, dan advanced criteria. Adapun untuk core criteria dilihat dari 5 aspek, yaitu teaching, employability, internationalization, research, dan academic development.
Baca: Kemendikbudristek Hadirkan Alat Simulasi Kemudi Kapal Digital Buatan SMK dan Kampus Vokasi
Sementara learning environment, perguruan tinggi dapat memilih satu dari dua aspek yaitu fasilitas atau online learning. Untuk specialist criteria, perguruan tinggi dapat memilih indikator antara subject ranking atau program strength. Sedangkan untuk advanced criteria diukur dengan dua dari empat indikator yaitu innovation, social responsibility, inclusiveness dan art & culture.
Lihat Juga :