Jelang PPDB 2022, Disdik Jabar Imbau Sekolah Swasta Akomodasi Siswa Miskin

Senin, 30 Mei 2022 - 13:50 WIB
loading...
Jelang PPDB 2022, Disdik...
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2022 di Jabar. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat mengingatkan sekolah swasta untuk dapat mengakomodasi siswa miskin, agar mereka dapat bersekolah di jenjang yang lebih tinggi.

Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi berharap, para siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu tersebut bisa melanjutkan pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta tanpa dibebani oleh biaya.

Baca juga: 10 SMA Terbaik di Surabaya, Rekomendasi LTMPT Berdasarkan Hasil UTBK 2021

Imbauan tersebut disampaikan Dedi menyusul pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) SMA/SMK 2022 di Jabar di mana pada PPDB tahun ini, sejumlah provinsi melibatkan sekolah swasta, termasuk di Jabar.

Dalam Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 Pasal 16 dijelaskan bahwa pemerintah daerah (pemda) dapat melibatkan sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat dan ketentuan pelaksanaan PPDB bagi sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat ditetapkan oleh pemda sesuai dengan kewenangan.

"Mengimbau yayasan swasta dapat memusyawarahkan untuk mengakomodir masyarakat yang kurang mampu," tegas Dedi, Senin (30/5/2022).

Baca juga: Keren, MTsN 1 Pati Raih 19 Medali International Youth Science Olympiad

Menurut Dedi, selama ini, para orang tua tidak mampu cenderung enggan mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta di mana biaya pendidikan menjadi alasan utamanya. Kondisi tersebut, kata Dedi, menjadi fokus perhatiannya, agar akses pendidikan dapat digapai oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

"Syukur-syukur kalau masyarakat yang kurang atau tidak mampu dapat sekolah gratis di swasta," katanya.

Dedi tidak berharap ada siswa di Jabar yang putus sekolah sebelum menuntaskan pendidikan lantaran terkendala biaya. Situasi itu pulalah yang menurut Dedi menjadi ketakutan sebagian orang tua jika mendaftarkan anaknya di sekolah swasta.

"Kenapa berharap sekolah di negeri? Karena kalau di swasta biasanya di tengah jalan terancam putus sekolah karena kekurangan dalam hal pembiayaan, SPP masih bayar, dan sebagainya," bebernya.

Lebih lanjut Dedi menjelaskan, pada PPDB 2022, kuota bagi Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) yaitu 12 persen, sedangkan jumlah keluarga tidak mampu di Jabar bisa saja bertambah akibat terdampak pandemi Covid-19.

Di sisi lain, jumlah sekolah di Jabar hanya bertambah 8 untuk sekolah negeri, terdiri dari 6 SLB dan 2 SMA, sedangkan sekolah swasta bertambah hingga 31 sekolah.

"Kemungkinan seluruh warga kurang mampu yang ada di Jabar ini tidak akan tertampung semua di sekolah negeri melalui jalur afirmasi. Maka dari itu, yang tidak diterima di negeri diarahkan ke sekolah swasta," jelasnya.

Dedi juga memastikan, Pemprov Jabar pun telah memaksimalkan batuan bagi siswa miskin yang bersekolah di sekolah swasta, di antaranya dengan hadirnya Bantuan Pendidikan Menegah Universal (BPMU).

Sebagai informasi tambahan, pada PPDB 2022 ini, Pemprov Jabar memberikan dukungan anggaran bagi siswa dari keluarga tidak mampu yang bersekolah di sekolah swasta sebesar Rp2,7 juta per siswa per tahun.

"Khusus warga miskin ditambah dengan anggaran KETM, totalnya sekitar Rp2 juta," katanya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar SD dan SMP Swasta...
Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di SPMB Kota Semarang 2026, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
PMB Sekolah Swasta Gratis...
PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026 Segera Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Peletakan Batu Pertama...
Peletakan Batu Pertama Kampus Baru SPH Pluit, Ditarget Selesai Desember 2027
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
30 SMA Unggul Garuda...
30 SMA Unggul Garuda Transformasi 2026 Resmi Ditetapkan, Ini Daftar Lengkap Sekolahnya
Pentas Disney’s Finding...
Pentas Disney’s Finding Nemo Jr oleh Siswa HIS Donasikan Hasil Tiket untuk Pendidikan Papua
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Sekolah Swasta Gratis...
Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Lewat SPMB Bersama 2026, Cek Persyaratan dan Jadwal
Rekomendasi
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Berita Terkini
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Thailand Jelang Semifinal Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved