Adakan Sekolah Online, Global Radio Ajak Pendengar Buat Musik Digital
Selasa, 23 Juni 2020 - 11:53 WIB
loading...
Radio anak muda Global Radio mengadakan sekolah online Global Skool pada Sabtu 20 Juni 2020. Dalam kegiatan tersebut, Global People sapaan pendengar radio tersebut diajak bagaimana memproduksi musik digital.
A
A
A
JAKARTA - Radio anak muda Global Radio mengadakan sekolah online Global Skool pada Sabtu 20 Juni 2020. Dalam kesempatan itu, Global People, sapaan pendengar 88.4 Global Radio Jakarta dan 89.7 Global Radio Bandung mengikuti kelas produksi musik digital bersama Yudistira Abjani dari Double Deer Academy.
Dipandu penyiar Global Radio, Aji Sabha, Yudistira membagikan cara membuat musik / jingle menggunakan software musik. Sejumlah teknik dasar memproduksi lagu yang dibagikan, di antaranya, membentuk pola lagu, mengisi dan membentuk suara chord, menambah perkusi, bas, sampai menyesuaikan dengan vokal, sehingga menghasilkan aransemen satu menit.
Tidak hanya belajar satu arah, Global People juga bertanya langsung tentang tips singkat memproduksi lagu. Salah satu pertanyaan, apakah produser musik digital perlu mampu memainkan alat musik? (Baca juga: Global Radio Jakarta Gelar Kompetisi untuk Siswa SMA)
Menurut Yudistira, pemanfaatan digital audio workstation memang butuh pemahaman teori musik sederhana, seperti kunci-kunci dan kemampuan dasar, tetapi tidak terlalu dalam. "Yang paling penting adalah mengasah kepekaan, dengan cara memperbanyak referensi musik," kata Yudistira.
Sementara agar bisa mahir, Yudistira sendiri butuh waktu sekitar satu tahun, karena belajar mixing dan mastering tidak bisa dipelajari secara instan, tetapi harus dinikmati prosesnya. "Dengan modal headphone dan laptop, kita bisa memproduksi banyak hal. Peluang mencari uang tambahan juga sangat banyak, bisa membuat bumper, membantu penyanyi, bisa banget. Side job dengan alat seadanya, tetapi uangnya bisa buat jajan," kata Yudistira.
Dipandu penyiar Global Radio, Aji Sabha, Yudistira membagikan cara membuat musik / jingle menggunakan software musik. Sejumlah teknik dasar memproduksi lagu yang dibagikan, di antaranya, membentuk pola lagu, mengisi dan membentuk suara chord, menambah perkusi, bas, sampai menyesuaikan dengan vokal, sehingga menghasilkan aransemen satu menit.
Tidak hanya belajar satu arah, Global People juga bertanya langsung tentang tips singkat memproduksi lagu. Salah satu pertanyaan, apakah produser musik digital perlu mampu memainkan alat musik? (Baca juga: Global Radio Jakarta Gelar Kompetisi untuk Siswa SMA)
Menurut Yudistira, pemanfaatan digital audio workstation memang butuh pemahaman teori musik sederhana, seperti kunci-kunci dan kemampuan dasar, tetapi tidak terlalu dalam. "Yang paling penting adalah mengasah kepekaan, dengan cara memperbanyak referensi musik," kata Yudistira.
Sementara agar bisa mahir, Yudistira sendiri butuh waktu sekitar satu tahun, karena belajar mixing dan mastering tidak bisa dipelajari secara instan, tetapi harus dinikmati prosesnya. "Dengan modal headphone dan laptop, kita bisa memproduksi banyak hal. Peluang mencari uang tambahan juga sangat banyak, bisa membuat bumper, membantu penyanyi, bisa banget. Side job dengan alat seadanya, tetapi uangnya bisa buat jajan," kata Yudistira.
Lihat Juga :