Mahasiswa Unair Ciptakan Bahan Bakar Alternatif dari Sekam
Jum'at, 01 Juli 2022 - 10:00 WIB
loading...
Tim mahasiswa Unair. Foto/Tangkap layar laman Unair.
A
A
A
JAKARTA - Delegasi tim Universitas Airlangga ( Unair ) berhasil meraih juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Se-Nusantara yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Lamongan UIN Sunan Ampel. Mereka mencetuskan ide bahan bakar alternatif bioetanol dari kombinasi Lemna sp dan Lignoselulosa sekam padi yang bernama ‘BIOLDI'.
Mereka Ialah Wahyu Saputro dari jurusan Teknologi Hasil Perikanan; Siti Nur Kholisah, Farmasi; dan Juliana Anis Vernanda, Aquaculture. Ketiganya merupakan mahasiswa angkatan 2019.
Senada dengan tema Peran Generasi Muda Menggali Sumber Daya Lokal sebagai Wujud Andil dalam Lamongan Berkemajuan. Tim menyoroti fenomena bahwa Lamongan didominasi sektor pertanian dan perikanan.
Akan tetapi, terdapat permasalahan yang cukup besar, yakni efek ledakan tanaman Duckweed (Lemna sp.) yang dapat mengganggu produktivitas perairan dan sekam padi yang tidak dimanfaatkan dengan baik pasca panen padi.
“Jadi, karena bahan bakar minyak juga sedang naik dan Lemna sp tadi dapat mencemari perairan. Ditambah, limbah pertanian sekam padi juga melimpah. Kami mengombinasikan dua limbah tersebut menjadi bioetanol untuk bahan bakar kendaraan,” ujar Lisa selaku nahkoda tim Unair, dikutip dari laman Unair, Jumat (1/7/2022).
Mereka Ialah Wahyu Saputro dari jurusan Teknologi Hasil Perikanan; Siti Nur Kholisah, Farmasi; dan Juliana Anis Vernanda, Aquaculture. Ketiganya merupakan mahasiswa angkatan 2019.
Senada dengan tema Peran Generasi Muda Menggali Sumber Daya Lokal sebagai Wujud Andil dalam Lamongan Berkemajuan. Tim menyoroti fenomena bahwa Lamongan didominasi sektor pertanian dan perikanan.
Akan tetapi, terdapat permasalahan yang cukup besar, yakni efek ledakan tanaman Duckweed (Lemna sp.) yang dapat mengganggu produktivitas perairan dan sekam padi yang tidak dimanfaatkan dengan baik pasca panen padi.
“Jadi, karena bahan bakar minyak juga sedang naik dan Lemna sp tadi dapat mencemari perairan. Ditambah, limbah pertanian sekam padi juga melimpah. Kami mengombinasikan dua limbah tersebut menjadi bioetanol untuk bahan bakar kendaraan,” ujar Lisa selaku nahkoda tim Unair, dikutip dari laman Unair, Jumat (1/7/2022).
Lihat Juga :