Kisah Inspiratif Soraya, Alumni Undip yang Sukses Berkarier Jadi Pilot

Senin, 25 Juli 2022 - 17:06 WIB
loading...
Kisah Inspiratif Soraya, Alumni Undip yang Sukses Berkarier Jadi Pilot
Kisah inspiratif Soraya Syahnaz, alumni Undip yang sukses berkarier jadi pilot. Foto/Tangkap layar laman Undip.
A A A
JAKARTA - Sukses berkarier menjadi pilot wanita merupakan cita-cita tertinggi Soraya Syahnaz. Meski latar belakang pendidikannya sebagai alumnus Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum (MKN FH) Universitas Diponegoro ( Undip ) tidak menyurutkannya untuk mewujudkan impian dan tetap terus belajar.

Baginya kampus MKN Undip salah satu yang terbaik pada saat melakukan pencarian kampus-kampus unggulan. Selain itu banyak hal baru yang dapat dipelajari baik akademis maupun non akademis selama berkuliah, itulah alasan ketertarikannya belajar ilmu kenotariatan sejak tahun 2009.

Baca: Dorong Ekonomi Sirkular, Mahasiswa ITS Gagas Waralaba Pengolahan Kompos

Kesan yang didapatkan sewaktu kuliah di Undip yaitu saat dirinya kali pertama harus merantau dan jauh dari orang tua, karena kedua orang tuanya yang berdomisili di Jakarta.

“Awalnya terasa begitu berat dijalani karena harus benar-benar mandiri dan berjuang untuk melakukan semuanya sendiri. Tapi Alhamdulillah dengan berjalannya waktu semua dapat saya lalui dengan baik,” tutur Soraya, dikutip dari laman Undip, Senin (25/7/2022).

Pengalamannya pada bidang penerbangan dimulai setelah meraih gelar sarjana lalu dilanjutkan dengan mengikuti ujian masuk sekolah Penerbang di Bali International Flight Academy (BIFA) yang berlokasi di Buleleng, Bali Utara. Di mana saat itu PT. Garuda Indonesia memiliki program kerja sama dengan BIFA. Jika lulus BIFA, maka langsung dapat masuk dan bergabung ke Garuda Indonesia.

“Alhamdulillah saya dinyatakan lulus dan diterima untuk mengikuti program pelatihan penerbang di BIFA. Pendidikan yang harus saya tempuh kurang lebih 10 bulan. Setelah itu, saya baru melakukan program pendidikan penerbang di Garuda Indonesia, sebagai First Officer (FO) jenis pesawat Boeing 737-800 yang hingga saat ini masih saya kemudikan,” tambahnya.

Baca juga: Cumlaude dan IPK 3,98, Michelle Jadi Wisudawan Terbaik UPN Veteran Yogyakarta

Ia mengaku terinspirasi mengikuti jejak ayahanda yang juga seorang pilot. Namun ia juga diminta sang ayah untuk mengenyam pendidikan hingga S2 tepatnya di program studi Magister Kenotariatan Undip. Baginya pendidikan itu adalah nomor satu. "Dulu saya sering dibilang capek-capek sekolah sampai S2 Notaris, tapi akhirnya jadi pilot, tapi menurut saya itu tidaklah benar," ungkapnya.

“Tidak ada yang capek untuk menuntut ilmu, pendidikan yang tinggi akan menjadi modal kita berkarier sampai kapanpun. Seperti saat pandemi ini, di mana penerbangan sangat berdampak buruk, saya merasa masih punya basic pendidikan sebagai notaris jika memang saya tidak bisa menjadi pilot lagi. Meskipun saya tidak ingin melepas pekerjaan pilot saya” pungkasnya dengan mantap.

“Maka jangan pernah merasa malas atau bosan untuk menuntut ilmu, itu semua akan sangat berguna dan menjadi bekal untuk kita nantinya bekerja di mana pun,” pesan Soraya untuk semua.
(nnz)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2803 seconds (11.97#12.26)