Unpad Tambah 13 Guru Besar Baru, Ini Profilnya
Jum'at, 29 Juli 2022 - 15:24 WIB
loading...
Unpad tambah 13 guru besar baru. Foto/Tangkap layar laman Unpad.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Padjadjaran ( Unpad ) memiliki 13 guru besar baru Penambahan 13 guru besar baru tersebut menggenapkan total jumlah guru besar di lingkungan Unpad menjadi 200 orang.
Pengangkatan 13 gur besar baru Unpad ini berdasarkan Keputusan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim yang diserahkan secara resmi oleh Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti di Ruang Serba Guna Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Unpad, Bandung, Kamis (28/7/2022).
Tiga belas guru besar baru tersebut, yaitu: Prof. Dr. Sc. Agr. Agung Karuniawan, Ir., M.Sc., Agr.; Prof. Dr. Atiek Rostika Noviyanti, S.Si., M.Si.; Prof. Dr. Ayi Bahtiar, M.Si.; Prof. Dr. Eni Maryani, M.Si.; Prof. Dr. Euis Julaeha, dra., M.Si.; Prof. Dr. Ibnu Dwi Buwono, M.Si.; dan Prof. Dr. Isis Ikhwansyah, S.H., M.H., CN.
Baca: Kisah Haru Seorang Ibu Wakili Wisuda S1 Unesa Anaknya yang Meninggal
Selanjutnya ada Prof. Kusman Ibrahim, S.Kp., MNS, PhD; Prof. Nasrul Wathoni, S.Si., Apt., M.Si., PhD; Prof. Dr. Nina Djustiana, drg., M.Kes.; Prof. Taofik Risdiana, S.Si., Apt., M.Si., PhD; Prof. Dr. H. Sonny Dewi Judiasih, S.H., M.H., CN; dan Prof. Dr. Tri Mayanti, dra., M.Si.
Dikutip dari laman resmi Unpad, berikut ini profil singkat 13 guru besar tersebut.
1. Prof. Dr. Sc. Agr. Agung Karuniawan, Ir., M.Sc., Agr
Prof. Agung Karuniawan diangkat sebagai Guru Besar bidang Ilmu Pemuliaan Tanaman pada Fakultas Pertanian. Selama lebih dari 10 tahun, Prof. Agung menggeluti riset di bidang pengembangan ubi Cilembu. Produk ubi jalar varietas unggul hasil risetnya telah banyak dibudidayakan petani ubi di Desa Cilembu. Dari riset ubi Cilembu, Prof. Agung berhasil memperoleh tujuh Haki.
Selain itu, ia juga telah menjalin kerja sama dengan mitra industri di Amerika Serikat. Saat ini, delapan produk kerja sama tersebut sedang dilakukan proses paten di Amerika Serikat.
2. Prof. Dr. Atiek Rostika Noviyanti, S.Si., M.Si
Prof. Atiek Rostika Noviyanti diangkat sebagai Guru Besar bidang Ilmu Kimia Anorganik pada Fakultas MIPA. Bidang riset Prof. Atiek mengenai rekayasa material/material fungsional.
Berbagai material limbah atau material yang dipandang tidak berfungsi dilakukan rekayasa sehingga menjadi material yang fungsional. Dari bidang ini, Prof. Atiek berfokus untuk meneliti tentang elektrolit.
Ia mengkaji bagaimana dari suatu proses kimia dapat menghasilkan listrik. Penelitian ini berperan penting dalam mendukung pengembangan energi baru terbarukan.
3. Prof. Dr. Ayi Bahtiar, M.Si
Prof. Ayi Bahtiar diangkat sebagai Guru Besar bidang Ilmu Fisika pada Fakultas MIPA. Riset yang dilakukan Prof. Ayi dalam 15 tahun terakhir ialah mengenai pengembangan solar cell pengganti silikon yang beredar di pasaran saat ini.
Selain itu, bersama tim, Prof. Ayi juga melakukan riset-riset yang menghasilkan produk aplikatif, seperti spray hydrophobic yang berperan melestarikan bangunan cagar budaya, serta penelitian rekayasa kuantum dot yang mampu mendeteksi kandungan pemutih dalam tepung di pasar dalam waktu singkat.
Pengangkatan 13 gur besar baru Unpad ini berdasarkan Keputusan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim yang diserahkan secara resmi oleh Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti di Ruang Serba Guna Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Unpad, Bandung, Kamis (28/7/2022).
Tiga belas guru besar baru tersebut, yaitu: Prof. Dr. Sc. Agr. Agung Karuniawan, Ir., M.Sc., Agr.; Prof. Dr. Atiek Rostika Noviyanti, S.Si., M.Si.; Prof. Dr. Ayi Bahtiar, M.Si.; Prof. Dr. Eni Maryani, M.Si.; Prof. Dr. Euis Julaeha, dra., M.Si.; Prof. Dr. Ibnu Dwi Buwono, M.Si.; dan Prof. Dr. Isis Ikhwansyah, S.H., M.H., CN.
Baca: Kisah Haru Seorang Ibu Wakili Wisuda S1 Unesa Anaknya yang Meninggal
Selanjutnya ada Prof. Kusman Ibrahim, S.Kp., MNS, PhD; Prof. Nasrul Wathoni, S.Si., Apt., M.Si., PhD; Prof. Dr. Nina Djustiana, drg., M.Kes.; Prof. Taofik Risdiana, S.Si., Apt., M.Si., PhD; Prof. Dr. H. Sonny Dewi Judiasih, S.H., M.H., CN; dan Prof. Dr. Tri Mayanti, dra., M.Si.
Dikutip dari laman resmi Unpad, berikut ini profil singkat 13 guru besar tersebut.
1. Prof. Dr. Sc. Agr. Agung Karuniawan, Ir., M.Sc., Agr
Prof. Agung Karuniawan diangkat sebagai Guru Besar bidang Ilmu Pemuliaan Tanaman pada Fakultas Pertanian. Selama lebih dari 10 tahun, Prof. Agung menggeluti riset di bidang pengembangan ubi Cilembu. Produk ubi jalar varietas unggul hasil risetnya telah banyak dibudidayakan petani ubi di Desa Cilembu. Dari riset ubi Cilembu, Prof. Agung berhasil memperoleh tujuh Haki.
Selain itu, ia juga telah menjalin kerja sama dengan mitra industri di Amerika Serikat. Saat ini, delapan produk kerja sama tersebut sedang dilakukan proses paten di Amerika Serikat.
2. Prof. Dr. Atiek Rostika Noviyanti, S.Si., M.Si
Prof. Atiek Rostika Noviyanti diangkat sebagai Guru Besar bidang Ilmu Kimia Anorganik pada Fakultas MIPA. Bidang riset Prof. Atiek mengenai rekayasa material/material fungsional.
Berbagai material limbah atau material yang dipandang tidak berfungsi dilakukan rekayasa sehingga menjadi material yang fungsional. Dari bidang ini, Prof. Atiek berfokus untuk meneliti tentang elektrolit.
Ia mengkaji bagaimana dari suatu proses kimia dapat menghasilkan listrik. Penelitian ini berperan penting dalam mendukung pengembangan energi baru terbarukan.
3. Prof. Dr. Ayi Bahtiar, M.Si
Prof. Ayi Bahtiar diangkat sebagai Guru Besar bidang Ilmu Fisika pada Fakultas MIPA. Riset yang dilakukan Prof. Ayi dalam 15 tahun terakhir ialah mengenai pengembangan solar cell pengganti silikon yang beredar di pasaran saat ini.
Selain itu, bersama tim, Prof. Ayi juga melakukan riset-riset yang menghasilkan produk aplikatif, seperti spray hydrophobic yang berperan melestarikan bangunan cagar budaya, serta penelitian rekayasa kuantum dot yang mampu mendeteksi kandungan pemutih dalam tepung di pasar dalam waktu singkat.
Lihat Juga :