SMK PPN-Kementan Wujudkan Regenerasi Petani dan Lahirkan Wirausaha Milenial

Selasa, 02 Agustus 2022 - 20:21 WIB
loading...
SMK PPN-Kementan Wujudkan...
SMK-PPN Banjarbaru kembali menggelar koordinasi dan evaluasi terkait pelaksanaan Program Yess di Kalsel. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - SMK-Pertanian Pembangunan Negeri ( SMK-PPN ) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, terus berupaya mewujudkan regenerasi petani serta melahirkan wirausaha milenial di sektor pertanian.

Guna mewujudkan hal tersebut, SMK-PPN Banjarbaru kembali menggelar koordinasi dan evaluasi terkait pelaksanaan Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (Yess).

Baca juga: Keterbatasan Fisik Tak Halangi Putri Buruh Pabrik Ini untuk Kuliah di UGM

Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso mengharapkan pelaksanaan kegiatan yang ada di dalam Program Yess terus di pacu dan di laksanakan dengan cepat.

"Kegiatan kali ini untuk mengulas capaian kinerja yang dilaksanakan di semester I, terutama terkait realisasi anggaran, selain itu juga untuk melihat target dan rencana yang akan dilaksanakan di semester 2 dan di tahun depan dalam Program Yess di Kalsel," terang Budi Santoso dalam keterangan pers, Selasa (2/8/2022).

"Kami harapkan para pelaksana di lapangan terutama di mobilizer, fasilitator, BPP dan di bantu dari DIT bisa terus memacu pelaksanaan kegiatan Program Yess yang ada di 3 kabupaten, terutama realisasi dalam kegiatan Hibah Kompetitif", terangnya.

Baca juga: 10 Universitas dengan Jurusan Desain Grafis Terbaik di Indonesia, Ini Daftarnya

Selain itu Budi mengharapkan segera mungkin Hibah Kompetitif berprogres di Agustus ini, karena Program Yess ini merupakan Program kita semua dalam membantu petani muda dan pertanian di daerah.

Ke depan, akan dilakukan laporan bagi mobilizer dan finansial advisor, rekapitulasi calon penerima HK agar terus di update, laporan fasilitator agar tepat waktu, strategi dan agenda agar lebih flesible, dan terakhir lanjutan pembahasan kegiatan 2023 dengan melibatkan tim daerah.

Pemerintah melalui Kementan terus mewujudkan regenerasi petani serta melahirkan wirausaha milenial di sektor pertanian.

Bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD), Kementan menciptakan wirausaha milenial tangguh dan berkualitas melalui Program YESS.

Tak kurang dari USD55,3 juta digelontorkan IFAD untuk program selama 6 tahun program berjalan (2019-2025).

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) sebagai leading fasilitator petani milenial sangat gencar melaksanakan Program Yess di 4 Provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.

Hal tersebut sebagai upaya pengejawantahan instruksi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang memerintahkan untuk terus memfasilitasi generasi muda pertanian

Kementan akan terus memfasilitasi generasi muda agar bisa terjun menjadi petani serta wirausaha pertanian.

"Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, Alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. Kita ubah pola pikir generasi muda bahwa pertanian itu keren, hebat, dan satu-satunya sektor yang menjanjikan terlebih di tengah pandemik ini," tegas Mentan SYL.

Sementara itu, Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi menjelaskan dua kunci utama dalam pelaksanaan program YESS Kementan.

"Pertama program YESS hadir untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi agen pembangunan pertanian. Kedua, sasaran dari program YESS yakni pemuda/i harus memiliki jiwa kewirausahaan dari hulu sampai hilir," katanya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Hadir...
MNC University Hadir di GoodBye Fest 2026 SMKN 1 Cileungsi, Hadirkan Edukasi Interaktif bagi Generasi Muda
MNC University Dukung...
MNC University Dukung SCORENCE 5.0, Perkuat Kepemimpinan dan Wawasan Pelajar Se-Jabodetabek
Jam Belajar di Jakarta...
Jam Belajar di Jakarta selama Ramadan Disesuaikan, Paling Lambat Pulang Pukul 14.00 WIB
Assembly Kelas 4 SD...
Assembly Kelas 4 SD Islam Al Azhar 1 Kebayoran Baru Angkat Tema Buku Ajaib Kebudayaan Indonesia
Mendikdasmen Ajak Pelajar...
Mendikdasmen Ajak Pelajar Wujudkan Nilai Kepahlawanan Lewat Prestasi
Program Student Goes...
Program Student Goes to Nature: Pelajar Diajarkan Pentingnya Melestarikan Orang Utan
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Rekomendasi
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Berita Terkini
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
Program Beasiswa Eramet...
Program Beasiswa Eramet Beyond Angkatan Perdana Resmi Ditutup
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Lowongan Internship...
Lowongan Internship Pertamina Group 2026 Dibuka, Tersedia 400 Lebih Posisi untuk Fresh Graduate!
S2 Psikologi Unika Atma...
S2 Psikologi Unika Atma Jaya Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved