Pandemi COVID-19 Bisa Jadi Momentum Bangkitnya Smart Nation

Senin, 29 Juni 2020 - 10:06 WIB
loading...
Pandemi COVID-19 Bisa...
John Vong, Dosen Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L) School of Business mengungkapkan bahwa meskipun konsep smart nation sudah diperkenalkan sejak tahun 2015, saat ini menjadi realita di era New Normal. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Musibah tak selalu harus dilihat negatif. Lewat pandemi COVID-19 dapat menjadi momentum bangkitnya konsep smart nation. Gagasan mengenai smart nation atau “bangsa yang pintar” merupakan terintegrasinya infrastruktur sebuah negara dengan bantuan teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini bertujuan untuk mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga.

John Vong, Dosen Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L) School of Business mengungkapkan bahwa meskipun konsep smart nation sudah diperkenalkan sejak tahun 2015, saat ini menjadi realita di era New Normal. Smart nation merujuk pada pendidikan tanpa sekolah, kesehatan tanpa rumah sakit dan perbankan tanpa bank. (Baca juga: Ketua Komisi X DPR Sebut Indonesia Hadapi Darurat Pendidikan)

“Smart nation memerlukan smart people dan dengan dengan sendirinya smart people membutuhkan smart education. Pendidikan terapan akan memegang peranan yang sangat penting,” ujar John dalam keterangan resminya.

John menjelaskan harus ada pelatihan terhadap guru untuk memastikan bahwa mereka mengerti cara memberikan pelatihan yang tepat kepada murid. Murid-murid juga harus dilatih untuk bekerja dalam industri baru seperti telemedicine, transportasi online, atau teknologi finansial. Sehingga diharapkan hasilnya dapat membawa bangsa menjadi sebuah smart nation.

Pemerintah di berbagai negara saat ini menerapkan peraturan penutupan sekolah dan pendidikan tinggi. Education without schools atau pendidikan tanpa sekolah yang sudah banyak didiskusikan sejak tahun 2015 perlahan menjadi realita.

Meski demikian, banyak tenaga-tenaga pengajar dan pelajar belum siap menghadapi kenyataan ini. Mengingat masih banyak rumah-rumah tidak mempunyai koneksi internet.

John menjelaskan sebagai pembelajaran untuk melangkah kedepan, perhatian tidak hanya ditujukan pada alat-alat pembelajaran jarak jauh ataupun learning management system. Hal terpenting yang sekarang harus dilakukan adalah menciptakan lingkungan pembelajaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Indonesia-Prancis Sepakat...
Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Riset, Inovasi, dan Mobilitas Mahasiswa 2026
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Rekomendasi
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Berita Terkini
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Kemendikdasmen Siapkan...
Kemendikdasmen Siapkan Lulusan SMK Hadapi Era Robotika, Prospek Karier Menjanjikan
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Perluas Akses Pendidikan,...
Perluas Akses Pendidikan, 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
APDOVI Perkuat Kapasitas...
APDOVI Perkuat Kapasitas Dosen Vokasi untuk Cetak Lulusan Berkualitas
Cara Mudah Cek Penerima...
Cara Mudah Cek Penerima PIP 2026 Pakai NIK dan NISN
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved