Perbanas Institute-IPB Kolaborasi Hadapi Tantangan Dunia Usaha dan Dunia Industri
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 23:24 WIB
loading...
Rektor IPB, Prof. Arif Satria dalam webinar Kolabor-aksi Perguruan Tinggi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) di Kampus Perbanas Jakarta. Foto/Dok/Perbanas
A
A
A
JAKARTA - Strategi dan formulasi yang tepat sangat diperlukan dalam sinergi antara dunia usaha dunia industri ( DUDI ) dan dunia akademik. Apalagi adanya tantangan di dunia industri yang semakin kompetitif, memicu lembaga-lembaga pendidikan tinggi berkolaborasi untuk menemukan strategi tersebut.
Hal itu terungkap dalam Seminar Nasional bertema 'Kolabor-aksi Perguruan Tinggi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI)' di Kampus Perbanas Institute Jakarta , Jumat (19/8/2022).
Baca juga: Perbanas Institute Jakarta Apresiasi 29 Mahasiswa Peraih Juara dengan Beasiswa Full
Seminar nasional tersebut merupakan rangkaian dari acara Pelantikan Rektor Perbanas Institute Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec yang terpilih kembali untuk periode 2022-2026.
Dalam acara yang dihadiri 200 peserta dan civitas academika Perbanas Institute, hadir narasumber Prof. Dr. Arif Satria selaku Rektor IPB University, Prof. Dr. Haryono Umar selaku Ketua Dewan Guru Besar Perbanas Institute, dan dimoderatori oleh Ekonom Dr. Aviliani yang juga Dosen Perbanas Institute.
Hal itu terungkap dalam Seminar Nasional bertema 'Kolabor-aksi Perguruan Tinggi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI)' di Kampus Perbanas Institute Jakarta , Jumat (19/8/2022).
Baca juga: Perbanas Institute Jakarta Apresiasi 29 Mahasiswa Peraih Juara dengan Beasiswa Full
Seminar nasional tersebut merupakan rangkaian dari acara Pelantikan Rektor Perbanas Institute Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec yang terpilih kembali untuk periode 2022-2026.
Dalam acara yang dihadiri 200 peserta dan civitas academika Perbanas Institute, hadir narasumber Prof. Dr. Arif Satria selaku Rektor IPB University, Prof. Dr. Haryono Umar selaku Ketua Dewan Guru Besar Perbanas Institute, dan dimoderatori oleh Ekonom Dr. Aviliani yang juga Dosen Perbanas Institute.
Lihat Juga :