UGM Wisuda 2.552 Mahasiswa, Ada yang Lulus S1 di Usia 19 Tahun
Kamis, 25 Agustus 2022 - 09:17 WIB
loading...
UGM kembali menggelar prosesi wisuda Program Sarjana dan Diploma. Foto/Tangkap layar laman UGM.
A
A
A
JAKARTA - UGM kembali menggelar prosesi wisuda Program Sarjana dan Diploma pada 24-25 Agustus 2022 di Grha Sabha Pramana UGM. Dalam prosesi wisuda periode IV ini UGM mewisuda sebanyak 2.552 lulusan.
Rinciannya adalah pada hari pertama mewisuda sebanyak 1.298 lulusan, meliputi 1.059 lulusan Program Sarjana dan 239 lulusan Program Diploma/Sarjana Terapan pada Sekolah Vokasi. Lalu, pada hari kedua mewisuda sebanyak 1.254 lulusan Program Sarjana.
“Selamat atas perolehan gelar akademis jenjang sarjana dan diploma UGM. Tentu, gelar bukanlah puncak capaian saudara tapi jadi awalan bagi langkah pengembangan pengetahuan untuk menghadapai tantangan kedepan,” ujar Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, dikutip dari laman UGM, Kamis (25/8/2022).
Baca juga: Keren, Maba Unpad Pecahkan Rekor Dunia MURI Kreasi Mosaik dari Nyiru
Dalam sambutannya, Rektor mengatakan bahwa pesatnya pengembangan pengetahuan di era disrupsi menuntut setiap individu lebih responsif, adaptif, dan memupuk sikap kerja kolaboratif, serta fleksibel menyongsong gerak perubahan ekosistem global.
Pandemi yang disusul krisis ekonomi politik global memberi dampak kestabilan negara dunia termasuk Indonesia. Namun, dengan gelora optimisme Indonesia berhasil mengendalikan Covid-19 dan menekan laju inflasi di kisaran 4% yang jauh di bawah laju inflasi di ASEAN sebesar 7%.
Rinciannya adalah pada hari pertama mewisuda sebanyak 1.298 lulusan, meliputi 1.059 lulusan Program Sarjana dan 239 lulusan Program Diploma/Sarjana Terapan pada Sekolah Vokasi. Lalu, pada hari kedua mewisuda sebanyak 1.254 lulusan Program Sarjana.
“Selamat atas perolehan gelar akademis jenjang sarjana dan diploma UGM. Tentu, gelar bukanlah puncak capaian saudara tapi jadi awalan bagi langkah pengembangan pengetahuan untuk menghadapai tantangan kedepan,” ujar Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, dikutip dari laman UGM, Kamis (25/8/2022).
Baca juga: Keren, Maba Unpad Pecahkan Rekor Dunia MURI Kreasi Mosaik dari Nyiru
Dalam sambutannya, Rektor mengatakan bahwa pesatnya pengembangan pengetahuan di era disrupsi menuntut setiap individu lebih responsif, adaptif, dan memupuk sikap kerja kolaboratif, serta fleksibel menyongsong gerak perubahan ekosistem global.
Pandemi yang disusul krisis ekonomi politik global memberi dampak kestabilan negara dunia termasuk Indonesia. Namun, dengan gelora optimisme Indonesia berhasil mengendalikan Covid-19 dan menekan laju inflasi di kisaran 4% yang jauh di bawah laju inflasi di ASEAN sebesar 7%.
Lihat Juga :