Kemeriahan Journalism Day 2022: Bahas Tantangan Profesi Jurnalis Perempuan
Sabtu, 24 September 2022 - 20:05 WIB
loading...
Journalism Day, kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Media Club dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Bakrie. Foto/Dok/UBakrie
A
A
A
JAKARTA - Journalism Day, kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Media Club dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Bakrie , kembali digelar secara hybrid. Kali ini, topik yang diangkat adalah “Tantangan Jurnalis Perempuan dalam Mengawal Isu-isu Perempuan”.
Tema ini di bahas tuntas oleh dua orang pemateri yang berprofesi sebagai Jurnalis perempuan , mereka adalah Uni Zulfiani Lubis, Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), dan Putri Ayuningtyas yang merupakan seorang News Anchor di salah satu media besar di Indonesia.
Baca juga: 100 Universitas Terbaik di Indonesia Versi UniRank 2022, Hampir 50 Persen Kampus Top dari Swasta
Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta yang berasal dari sejumlah pelajar, akademisi, dan mahasiswa dari beberapa universitas di Indonesia. Bersama Theresia Aprillie, Moderator yang merupakan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, sesi seminar pun dibuka.
Uni Lubis, yang menjadi pemateri pertama menyatakan bahwa adanya pergeseran dalam menggali keterangan dari narasumber pada era teknologi seperti sekarang ini. “Dulu, narasumber harus ditemui secara langsung dalam melakukan wawancara. Jumlah media juga belum terlalu massive seperti sekarang. Tapi makin ke sini, kita bisa wawancara narasumber via online messaging dan juga jumlah persaingan media semakin besar,” terangnya.
Ia mengakui bahwa persaingan membuat jurnalis di era digital mendapatkan beban kerja yang semakin besar.
Baca juga: 15 Politeknik Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2022, Selalu Jadi Buruan Calon Mahasiswa
Tema ini di bahas tuntas oleh dua orang pemateri yang berprofesi sebagai Jurnalis perempuan , mereka adalah Uni Zulfiani Lubis, Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), dan Putri Ayuningtyas yang merupakan seorang News Anchor di salah satu media besar di Indonesia.
Baca juga: 100 Universitas Terbaik di Indonesia Versi UniRank 2022, Hampir 50 Persen Kampus Top dari Swasta
Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta yang berasal dari sejumlah pelajar, akademisi, dan mahasiswa dari beberapa universitas di Indonesia. Bersama Theresia Aprillie, Moderator yang merupakan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie, sesi seminar pun dibuka.
Uni Lubis, yang menjadi pemateri pertama menyatakan bahwa adanya pergeseran dalam menggali keterangan dari narasumber pada era teknologi seperti sekarang ini. “Dulu, narasumber harus ditemui secara langsung dalam melakukan wawancara. Jumlah media juga belum terlalu massive seperti sekarang. Tapi makin ke sini, kita bisa wawancara narasumber via online messaging dan juga jumlah persaingan media semakin besar,” terangnya.
Ia mengakui bahwa persaingan membuat jurnalis di era digital mendapatkan beban kerja yang semakin besar.
Baca juga: 15 Politeknik Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2022, Selalu Jadi Buruan Calon Mahasiswa
Lihat Juga :