Miris, Demi ke Sekolah Siswa di Sukabumi Naik Rakit Seberangi Sungai

Jum'at, 14 Oktober 2022 - 13:49 WIB
loading...
Miris, Demi ke Sekolah...
Siswa SDN Cilele II Sukabumi terpaksa pergi ke sekolah dengan rakit karena tidak ada jembatan penghubung. Foto/SINDONews/Budi Setiawan.
A A A
JAKARTA - Tidak semua anak bisa ke sekolah dengan akses yang aman dan nyaman. Salah satu contohnya yang dialami siswa SD di Sukabumi yang harus menyeberangi sungai dengan rakit bambu demi menuntut ilmu.

Kisah perjuangan puluhan siswa SD Negeri Cilele II, Kampung Cilele, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Sukabumi, Jawa Barat ini bermula ketika matahari baru saja memancarkan kehangatannya di wilayah tersebut.

Mereka berjalan kaki dari rumahnya ke tepi Sungai Cikaso bukan memakai sepatu melainkan menggunakan sandal jepit atau sandal karet. Meski harus melewati pinggiran sungai yang berbatu, namun sepatu disimpan dulu di rumah karena sandal lebih tahan air ketika dipakai menyeberang sungai.

Baca juga: Kemenag Terbitkan PMA Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan

Saat yang menegangkan pun tiba. Satu per satu para pelajar berseragam merah putih ini menaiki rakit yang terbuat dari bambu yang kadang sesekali miring dan bergoyang ketika kaki-kaki kecil generasi penerus bangsa ini menapakkan kakinya menaiki rakit bambu tersebut.

Proses menaiki rakit ini dibantu pula oleh petugas Babinsa dan Babinkamtibmas setempat. Setelah rakit cukup diisi oleh siswa, petugas pun meminta rakit perlahan dijalankan di tengah arus sungai yang berwarna cokelat itu.

Pengalaman siswa menantang maut ini terjadi setiap hari di Sungai Cikaso karena belum ada jembatan yang menghubungkan Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya dengan sekolah terdekat yaitu di Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran, Sukabumi.

Satu-satunya akses terdekat hanyalah menggunakan rakit bambu. Jika air sungai sedang meluap, para siswa pun memilih untuk tidak pergi ke sekolah karena takut hanyut terbawa arus. Terlebih saat musim hujan seperti saat ini.

Baca juga: Kompetisi Sains Madrasah 2022 Ditutup, Banyak Temuan Ilmiah Menunggu Dikembangkan

Salah satu siswa Dimas Saputra mengaku senang bersekolah. Akan tetapi ketika hujan dan air sungai deras Dimas memilih tidak pergi ke sekolah karena takut hanyut kalau memaksa untuk menyeberang.

Sementara Guru SDN Cilele II Deri Abdul Malik mengatakan, akses menuju ke sekolahnya dari desa terdekat memang hanya ada rakit bambu sebagai sarana penyeberangan.

"Kalau musim hujan besar, mereka kadang kala meliburkan diri tidak sekolah. Kami sebagai pengajar memang takut terjadi apa-apa ke siswa kami," ujarnya khawatir.

Warga pun berharap pemerintah segera membangun jembatan gantung agar aktivitas perekonomian masyarakat setempat dan pendidikan berjalan lancar tanpa menunggu adanya korban yang jatuh.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Super Antusias, Audisi...
Super Antusias, Audisi Liga Bintang Juara Tangerang Diikuti Lebih 500 Siswa! Giliran Audisi Depok 23 & 24 Juni Ini
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Keluarga Mulai Siapkan Kebutuhan Belajar Anak
Rekomendasi
Messi Pemersatu, Ronaldo...
Messi Pemersatu, Ronaldo Biang Masalah Portugal
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Berita Terkini
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
Program Beasiswa Eramet...
Program Beasiswa Eramet Beyond Angkatan Perdana Resmi Ditutup
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Lowongan Internship...
Lowongan Internship Pertamina Group 2026 Dibuka, Tersedia 400 Lebih Posisi untuk Fresh Graduate!
S2 Psikologi Unika Atma...
S2 Psikologi Unika Atma Jaya Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved