Psikolog UI: Lato-lato Dapat Timbulkan Emosi Positif dan Asah Keterampilan Motorik Anak
Senin, 16 Januari 2023 - 22:35 WIB
loading...
Psikolog Klinis Anak yang juga Dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (FPsi UI), Efriyani Djuwita, S.Psi., M.Si., Psikolog. Foto/Dok/Humas UI
A
A
A
JAKARTA - Bunyi “tek-tek-tek” akhir-akhir ini kerap terdengar di ruang terbuka. Suara tersebut berasal dari lato-lato , permainan yang digandrungi anak-anak, bahkan juga orang dewasa. Walau terlihat sederhana, permainan mengayunkan dua bola kecil yang dibenturkan tersebut membutuhkan keterampilan khusus.
Psikolog Klinis Anak yang juga merupakan Dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (FPsi UI), Efriyani Djuwita, S.Psi., M.Si., Psikolog., mengatakan, permainan tersebut mampu menimbulkan rasa penasaran dan memacu diri untuk menguasainya.
Baca juga: Jurusan Sepi Peminat di Fakultas Matematika dan IPA UI, Peluang Lolos Tinggi
Terlebih, jika orang-orang di sekitarnya banyak yang terampil memainkan lato-lato. “Tren di masyarakat mengenai permainan ini, mampu menambah rasa penasaran dan ingin mencoba, sehingga pada akhirnya banyak kita jumpai anak-anak memainkan mainan ini di mana-mana,” ujar Efriyani dalam keterangan pers, Senin (16/1/2023).
Lebih dari sekadar permainan, menurut Efriyani, permainan lato-lato ini dapat menimbulkan emosi positif bagi seseorang - terlebih pada anak-anak, seperti emosi senang, karena merasa berhasil dan bangga karena mampu melakukannya. Hal ini menjadi salah satu emosi positif yang mungkin dirasakan anak saat berhasil memainkan lato-lato.
“Karena permainan ini melibatkan keterampilan motorik dan fisik, maka anak dapat terlatih dalam aspek perkembangan tersebut. Dalam permainan ini, kontrol gerakan motorik tangan juga berperan sehingga gerakan lato-latonya bisa berhasil," kata Efriyani.
Psikolog Klinis Anak yang juga merupakan Dosen Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (FPsi UI), Efriyani Djuwita, S.Psi., M.Si., Psikolog., mengatakan, permainan tersebut mampu menimbulkan rasa penasaran dan memacu diri untuk menguasainya.
Baca juga: Jurusan Sepi Peminat di Fakultas Matematika dan IPA UI, Peluang Lolos Tinggi
Terlebih, jika orang-orang di sekitarnya banyak yang terampil memainkan lato-lato. “Tren di masyarakat mengenai permainan ini, mampu menambah rasa penasaran dan ingin mencoba, sehingga pada akhirnya banyak kita jumpai anak-anak memainkan mainan ini di mana-mana,” ujar Efriyani dalam keterangan pers, Senin (16/1/2023).
Lebih dari sekadar permainan, menurut Efriyani, permainan lato-lato ini dapat menimbulkan emosi positif bagi seseorang - terlebih pada anak-anak, seperti emosi senang, karena merasa berhasil dan bangga karena mampu melakukannya. Hal ini menjadi salah satu emosi positif yang mungkin dirasakan anak saat berhasil memainkan lato-lato.
“Karena permainan ini melibatkan keterampilan motorik dan fisik, maka anak dapat terlatih dalam aspek perkembangan tersebut. Dalam permainan ini, kontrol gerakan motorik tangan juga berperan sehingga gerakan lato-latonya bisa berhasil," kata Efriyani.
Lihat Juga :