410.531 Siswa Madrasah Aliyah Siap Ikuti UN

Selasa, 29 Maret 2016 - 21:44 WIB
410.531 Siswa Madrasah...
410.531 Siswa Madrasah Aliyah Siap Ikuti UN
A A A
JAKARTA - Ujian Nasional (UN) tingkat Madrasah Aliyah yang diselenggarakan mulai Senin (4/4) mendatang bakal diikuti sebanyak 410.531 siswa. UN ini akan berlangsung hinggal 6 April.

“Adapun untuk UN susulan akan dilaksanakan pada 11-13 April,” kata Direktur Pendidikan Madrasah M Nur Kholis Setiawan di Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Jumlah peserta UN Madrasah Aliyah pada tahun ini lebih banyak dibanding tahun 2015 yang hanya diikuti 356.550 siswa. Sementara pada tahun 2014, UN MA diikuti 356.548 siswa, tahun 2013 diikuti 327.835 siswa, dan tahun 2012 diikuti oleh 300.112.

Persentase kelulusan UN Madrasah Aliyah dalam empat tahun terakhir juga cenderung stabil, yakni rata-rata di atas 95%. Perinciannya 99,59% (2012), 99,77% (2013), 99,80% (2014), dan 99,61% (2015).

Nur Kholis menambahkan, UN 2016 tidak menjadi dasar kelulusan. Sebab, kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh satuan pendidikan. Menurut guru besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini, UN bertujuan menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu.

Dengan demikian, hasil UN akan digunakan sebagai bahan pemetaan mutu program dan satuan pendidikan, pertimbangan seleksi masuk perguruan tinggi, serta dasar pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

Dia menambahkan, Direktorat Pendidikan Madrasah telah melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan sosialisasi program. Selain juga pendataan peserta UN dari tingkat satuan pendidikan, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kantor Kementerian Agama Provinsi, Kantor Kementerian Agama Pusat.

Di sisi lain, pihaknya juga menyiapkan sejumlah fasilitas program berupa sosialisasi UN, bedah standar isi dan standar kompetensi lulusan, pendalaman materi pelajaran (pengayaan), serta try out UN.

“Sebagai pendekatan psikologis spiritual, dilakukan juga bimbingan dan penyuluhan, doa bersama, dan lainnya,” lanjutnya. Khusus untuk jurusan Keagamaan, lanjut dia, mata pelajaran yang ikut diujikan adalah tafsir, hadis, dan fikih.

Sementara itu, Kasusbdit Kurikulum Direktorat Pendidikan Madrasah Syafi’I menambahkan, sebanyak 85 MA bakal mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). 85 MA itu merupakan bagian dari totali 759 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan 6.501 Madrasah Aliyah Swasta (MAS).

“Tahun depan madrasah pelaksana UNBK diprediksi meningkat hingga 50% karena madrasah-madrasah sedang membenahi sarana dan perangkatnya,” kata Syafi’i. Pelaksanaan UNBK tingkat Madrasah Aliyah akan berlangsung dari 4-7 April dengan pelaksanaan ujian susulan pada 11-12 April.
(kri)
Berita Terkait
UN Ditiadakan, PPDB...
UN Ditiadakan, PPDB Jateng Tahun Ini Gunakan Nilai Rapor
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Diadakannya Kembali Ujian Nasional
Menggagas Pengganti...
Menggagas Pengganti Terbaik UN
UN Kembali Ditiadakan,...
UN Kembali Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah
Kabar UN Mau Diberlakukan...
Kabar UN Mau Diberlakukan Lagi Tahun Depan, Mendikdasmen Bilang Begini
Inilah 5 Negara Tanpa...
Inilah 5 Negara Tanpa Ujian Nasional
Berita Terkini
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
1 jam yang lalu
Tingkatkan Literasi...
Tingkatkan Literasi Digital Sejak Dini, Mahasiswa FIKOM UP Edukasi Siswa MTs Al-Islamiyah Bogor
3 jam yang lalu
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
4 jam yang lalu
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
1 hari yang lalu
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
1 hari yang lalu
Kisah Aulia, Anak Tukang...
Kisah Aulia, Anak Tukang Tambal Ban yang Sukses Jadi Lulusan Terbaik IPB University
1 hari yang lalu
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved