UI Rangkul Mahasiswa ASEAN Kaji Isu HAM

Selasa, 29 November 2016 - 08:29 WIB
UI Rangkul Mahasiswa...
UI Rangkul Mahasiswa ASEAN Kaji Isu HAM
A A A
JAKARTA - Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) dan Human Rights Resource Centre (HRRC) mengundang mahasiswa S1 dari negara anggota ASEAN untuk membahas persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) di ASEAN.

Para mahasiswa yang berasal dari berbagai disiplin ilmu ini akan berkumpul dalam simposium bertajuk ‘Human Rights in The ASEAN Community Era’, yang diselenggarakan di kampus UI Depok, 28-30 November 2016.

Menurut Ketua Pelaksana, Ahmad Budi Cahyono, simposium ini bertujuan mengajak dan mendorong mahasiswa untuk mendalami sejauh mana ASEAN membawa pengaruh pada isu-isu HAM.

"Lebih dari itu, kaum muda juga didorong untuk bisa berhubungan dengan persoalan tersebut," kata Ahmad Budi dalam siaran pers, Selasa (29/11/2016).

Manajer Riset FHUI ini menjelaskan, simposium akan mengkaji pengalaman dan pelajaran dari integrasi kawasan lain seperti Uni Eropa. Apa keuntungan yang bisa diperoleh dari integrasi suatu kawasan terhadap HAM dan sejauh mana tantangan yang dihadapi suatu kawasan dalam perspektif HAM.

Simposium akan dibuka oleh Keynote Speaker dari Prof Azmi Sharom dari University Malaya, Malaysia, salah seorang tokoh yang telah mendalami HAM sebagai akademisi dan juga praktisi selama 25 tahun.

Dengan topik ‘Human Rights in the ASEAN Community Era: Opportunity and Challenges.’ Sedangkan Duta Besar Ong Keng Yong, Ketua HRRC akan menutup simposium ini dengan ceramah tentang ‘ HumanRights in ASEAN: The Challenges and Opportunities for Youth.’

Simposium juga akan memberikan kesempatan presentasi bagi makalah terpilih. Menurut Ahmad, ada beberapa tema yang diangkat dalam simposium.

Pertama, isu mengenai ASEAN dan diplomasi HAM, kedua, bisnis dan HAM di era masyarakat ekonomi ASEAN, ketiga, Rule of Law di ASEAN, keempat, isu mengenai kelompok rentan di era masyarakat ASEAN, kelima, arus pertukaran tenaga kerja di ASEAN, dan keenam, isu sosial dan budaya di komunitas ASEAN.

Sejauh ini sudah terkumpul 73 makalah yang berasal dari mahasiswa UI, mahasiswa non UI maupun dari mahasiswa negara anggota ASEAN. Mereka berasal dari Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar, Filipina dan Singapura.

Menurut Ahmad, kesempatan berharga ini memungkinkan mahasiswa untuk menyampaikan ide dan pandangan mereka. "Sekaligus merupakan forum yang baik untuk membangun jaringan dengan mahasiswa dari negara anggota ASEAN lain," ucapnya.
(maf)
Berita Terkait
Aksi Mahasiswa Tolak...
Aksi Mahasiswa Tolak Statuta Universitas Indonesia
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Guru Besar dan Akademisi...
Guru Besar dan Akademisi Universitas se-Jabodetabek Gelar Pertemuan Bahas soal Permasalahan Demokrasi
Tewas Kecelakaan dengan...
Tewas Kecelakaan dengan Pensiunan Polisi, Mahasiswa UI Malah jadi Tersangka
25 Universitas Terbaik...
25 Universitas Terbaik di Indonesia Versi SIR 2023
14 Universitas Terbaik...
14 Universitas Terbaik Indonesia, Universitas Indonesia Teratas
Berita Terkini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
6 jam yang lalu
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
6 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
6 jam yang lalu
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
6 jam yang lalu
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
8 jam yang lalu
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
10 jam yang lalu
Infografis
9 Negara Asia Lolos...
9 Negara Asia Lolos Piala Dunia U-17 2025, Indonesia Wakil ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved