Kemendikdasmen Buka Akses Pelatihan AI dan Coding untuk Guru melalui Ruang GTK
Jum'at, 10 Juli 2026 - 15:24 WIB
loading...
Kemendikdasmen memperluas akses pelatihan pembelajaran mendalam, koding, dan artificial intelligence (AI) bagi guru melalui kanal Ruang GTK. Foto/Kemendikdasmen.
A
A
A
JAKARTA - Kemendikdasmen memperluas akses pelatihan pembelajaran mendalam, koding, dan artificial intelligence (AI) bagi guru melalui kanal Ruang GTK di aplikasi Rumah Pendidikan. Hal ini untuk mempermudah peningkatan kompetensi bagi guru yang terkendala jarak, waktu, hingga biaya.
Melalui platform digital tersebut, guru dapat mengakses modul pembelajaran, video, hingga penguatan materi bersama fasilitator tanpa harus meninggalkan proses belajar mengajar di sekolah.
Baca juga: MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menjelaskan, guru adalah agen pembelajaran dan agen peradaban. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi merupakan hal yang penting untuk mendukung hadirnya guru yang profesional.
“Guru tidak hanya mengajar untuk mengembangkan kemampuan atau keterampilan motorik murid. Namun, materi yang diajarkan harus memiliki nilai dan arah yang membentuk karakter. Guru hebat bukan yang tahu segalanya, tapi yang mau belajar segalanya. Digitalisasi adalah arusnya, Ruang GTK adalah tempat peningkatan kompetensi guru,” katanya, melalui siaran pers, Jumat (10/7/2026).
Dalam laporannya, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, mengatakan pelatihan PM-KKA yang telah dimulai sejak 2025 kini mengalami penguatan. Bila pada tahap awal berfokus pada penyiapan dan percontohan, tahun ini fokus utamanya adalah memperkuat implementasi berbasis mata pelajaran. Pelatihan tahun ini juga mengoptimalkan peran Kelompok Kerja, seperti KKG dan MGMP, sebagai pusat inovasi pembelajaran.
Baca juga: Kemendikdasmen Rancang Program Hari Belajar Guru, Pelatihan Kini Langsung di Sekolah
Melalui platform digital tersebut, guru dapat mengakses modul pembelajaran, video, hingga penguatan materi bersama fasilitator tanpa harus meninggalkan proses belajar mengajar di sekolah.
Baca juga: MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menjelaskan, guru adalah agen pembelajaran dan agen peradaban. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi merupakan hal yang penting untuk mendukung hadirnya guru yang profesional.
“Guru tidak hanya mengajar untuk mengembangkan kemampuan atau keterampilan motorik murid. Namun, materi yang diajarkan harus memiliki nilai dan arah yang membentuk karakter. Guru hebat bukan yang tahu segalanya, tapi yang mau belajar segalanya. Digitalisasi adalah arusnya, Ruang GTK adalah tempat peningkatan kompetensi guru,” katanya, melalui siaran pers, Jumat (10/7/2026).
Dalam laporannya, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, mengatakan pelatihan PM-KKA yang telah dimulai sejak 2025 kini mengalami penguatan. Bila pada tahap awal berfokus pada penyiapan dan percontohan, tahun ini fokus utamanya adalah memperkuat implementasi berbasis mata pelajaran. Pelatihan tahun ini juga mengoptimalkan peran Kelompok Kerja, seperti KKG dan MGMP, sebagai pusat inovasi pembelajaran.
Baca juga: Kemendikdasmen Rancang Program Hari Belajar Guru, Pelatihan Kini Langsung di Sekolah
Lihat Juga :