Kebijakan Jam Sekolah Jangan Diputuskan Satu Institusi Saja

Rabu, 14 Juni 2017 - 08:58 WIB
Kebijakan Jam Sekolah...
Kebijakan Jam Sekolah Jangan Diputuskan Satu Institusi Saja
A A A
JAKARTA - DPR meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyosialisasikan aturan delapan jam belajar di sekolah dari Senin hingga Jumat secara massif dan jelas. Serta, harus ada komunikasi yang baik hingga ke daerah.

Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih mengatakan, jangan sampai masyarakat resah dengan kebijakan tersebut. "Kalau hal ini berdasarkan kajian, silakan saja," kata Abdul Fikri dalam keterangan tertulisnya kepada SINDOnews, Rabu (14/6/2017).

"Tapi, sebagai kebijakan politik harusnya tidak hanya diputuskan oleh satu institusi yang memiliki otoritas atau dari pendukungnya saja, tapi juga harus berdasarkan pilihan publik, public choice," imbuhnya.

Pasalnya, ada beberapa tantangan sebelum kebijakan itu diberlakukan. Pertama, soal perubahan aturan jam belajar. Kedua, soal Sumber Daya Manusia (SDM), yaitu beban kerja dan jumlah guru.

Ketiga, mengenai sarana dan prasarana, khususnya mengenai ketersediaan ruang kelas ideal. "Kalau 8 jamnya 60 menit, maka mulai jam 07.00 WIB selesai jam 15.00 WIB. Kalau 45 menit, maka akan berkurang menjadi pulang jam 14.00 WIB sore. Kalau plus istirahat maka pulang jam 16.00. Aturan seperti ini harus clear, kalau tidak clear, berbahaya," ucapnya.

Mantan Guru SMK di Kota Tegal ini menjelaskan, adapun kebijakan itu menjadi persoalan karena berdasarkan Kunjungan Kerja Panja Dikdasmen pekan lalu, Komisi X DPR mendapatkan keluhan dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) jika para siswa harus pulang sampai sore.

"Kemarin saya dari Medan. Dapat masukan bahwa jangan sekolah sampai sore, karena kami para siswa biasanya makan dari rumah, tidak bawa makan ke sekolah. Kalau sampai sore, berarti kan para siswa harus bawa makan ke sekolah. Atau kalau tidak, harus ada fasilitas kantin yang memadai. Tidak banyak sekolah yang memiliki kantin ideal," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

(Baca juga: Respons Hidayat Nur Wahid Terkait Kebijakan Jam Sekolah)

Dari segi guru, pemerintah saat ini masih menghadapi jumlah guru yang terbatas di daerah. Padahal, pemerintah inginnya pendidikan kita 70 persen adalah sekolah vokasi dan 30 persen untuk umum (teori).

"Artinya, perlu ada rekayasa di sekolah berapa persen guru yang mengajar teknik mesin dan sebagainya. Faktanya kita masih kekurangan guru. Bahkan di beberapa daerah para Babinsa yang berasal dari unsur TNI, khususnya di daerah perbatasan, juga ikut disertakan dalam mengajar. Ini fakta di NKRI kita," jelasnya.

Dari segi sarana dan prasarana, pemberlakuan 8 jam atau lima hari sekolah, harus didukung oleh infrastruktur sekolah yang baik. Faktanya, saat ini terdapat sekitar 1,8 juta ruang kelas di seluruh Indonesia. Dari angka tersebut hanya sekitar 450-500 ribu ruang kelas dalam kondisi baik.

"Bagaimana jika anak-anak yang sekolah siang harus dipadatkan menjadi pagi semua. Bagaimana dengan fasilitas laboratorium, komputer, dan sarana prasarana lainnya. Ini tentu harus dipikirkan baik-baik," ungkap Abdul Fikri.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
34 menit yang lalu
SPMB Jakarta 2026 Resmi...
SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Pemilihan Sekolah
1 jam yang lalu
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
1 hari yang lalu
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
1 hari yang lalu
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
1 hari yang lalu
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
1 hari yang lalu
Infografis
3 Pangdam Jebolan Akmil...
3 Pangdam Jebolan Akmil 1992 Teman Satu Angkatan KSAD Jenderal TNI Maruli
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved