Sekolah 8 Jam Dinilai Tak Spesifik Jelaskan Pendidikan Karakter

Kamis, 13 Juli 2017 - 21:01 WIB
Sekolah 8 Jam Dinilai...
Sekolah 8 Jam Dinilai Tak Spesifik Jelaskan Pendidikan Karakter
A A A
JAKARTA - Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah dinilai tidak memiliki satu pasal pun yang spesifik menjelaskan tentang pendidikan karakter.

Atas dasar itu, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) menolak kebijakan sekolah delapan jam dari Senin hingga Jumat itu.

Terlebih, Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dinilai hanya menjiplak isi Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah.

"Coba kita bedah Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tidak ada satu pun pasal yang spesifik menjelaskan tentang pendidikan karakter," kata Ketua Umum FKDT Lukman Hakim saat berdiskusi dengan jajaran redaksi Koran SINDO dan SINDOnews di Gedung SINDO, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2017).

Dalam Permendikbud itu kata dia, pendidikan karakter hanya salah satu pertimbangan. "Di situ lebih besar porsinya pemenuhan jam mengajar guru karena alasan ASN (Aparatur Sipil Negara) menjadi 40 jam satu minggu," paparnya.

(Baca juga: PPP Apresiasi Keputusan Jokowi Batalkan Sekolah 8 Jam Sehari)


Dia menambahkan, terdapat satu pasal opsional dalam Permendikbud itu, bahwa ekstrakurikuler meliputi keterampilan, kesenian, olahraga, dan bidang keagamaan. Adapun bidang keagamaan dimaksud adalah madrasah diniyah, kasidah, dan sebagainya.

"Ya kalau sifatnya opsional seperti itu maka ketika siswa habis belajar 6-7 jam suruh memilih kegiatan ekstra paling hampir enggak ada yang memilih pendidikan agama, pasti pada milih yang fun, yang happy, nyanyi, dan olahraga," ungkapnya.

Dia menambahkan, Perpres tentang Penguatan Pendidikan Karakter hanya menjiplak isi Permendikbud tentang Hari Sekolah. "Kita sudah membacanya, bungkusnya doang dari Permendikbud menjadi Perpres," tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
5 jam yang lalu
Dua Dekade Fakultas...
Dua Dekade Fakultas Psikologi Universitas Pancasila Menenun Inklusi dan Jiwa Olahraga
1 hari yang lalu
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
1 hari yang lalu
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
1 hari yang lalu
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
1 hari yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
1 hari yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved