Menko PMK Berharap IPB Jadi Kampus Pelopor Revolusi Mental

Senin, 07 Agustus 2017 - 22:21 WIB
Menko PMK Berharap IPB...
Menko PMK Berharap IPB Jadi Kampus Pelopor Revolusi Mental
A A A
BOGOR - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani berharap Institut Pertanian Bogor (IPB) bisa menjadi kampus pelopor gerakan revolusi mental.

Terutama kepada Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB di Kampus Dramaga Jawa Barat, Menko Puan berharap mampu menghasilkan lulusan berprestasi, siap terjun ke masyarakat, serta turut berperan membangun manusia Indonesia.

Dalam pidatonya di acara Dies Natalis ke-12 FEMA IPB, Puan juga menaruh harapan FEMA mampu menghasilkan lulusan yang berkepedulian sosial, berkarakter sekaligus siap menghadapi dinamika perubahan sosial, ekonomi, lingkungan, maupun budaya.

"Ke depan, FEMA IPB diharapkan bisa menjadi center of excellence," ujar Puan dalam pidatonya seperti tertuang pada rilis Kemenko PMK, Senin (7/8/2017).

Dalam mengisi kemerdekaan, Puan mengingatkan bahwa kemiskinan, kesenjangan dan beragam permasalahan sosial masih menjadi persoalan bangsa Indonesia. Dia melihat inovasi dan riset mahasiswa bisa menjadi solusi dalam pelaksanaan program pembangunan manusia. Karenanya pada persoalan ini diperlukan keterlibatan perguruan tinggi.

Tidak hanya menghasilkan lulusan terbaik. Kampus IPB diharapkan bisa memberi masukan dalam rangka kerja koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian dengan Kemenko PMK. Di antaranya untuk persoalan gizi, gaya hidup sehat, pembangunan karakter bangsa dan sebagainya.

"FEMA IPB ini punya solusi untuk pekerjaan kami di Kemenko PMK. Semua produk inovasi dan hasil penelitiannya tentu sangat berguna bagi bangsa,” tutur Menko Puan lagi.

Diakui bahwa pemerintah memerlukan banyak masukan, terutama dari perguruan tinggi. Beragam masukan itu untuk menjawab persoalan yang ada.

Dalam kesempatan itu Menko Puan juga menyoroti kecenderungan pembangunan yang tidak terkendali. Ini terjadi di dunia. Bagaimana selain berdampak pada kerusakan lingkungan, pembangunan juga cenderung mendorong masyarakat dunia menyepakati agenda global yang disebut Sustainable Development Goals (SDGS).

Pada konteks nasional, sepanjang 2012-2042 Indonesia berada dalam periode Bonus Demografi. Situasi ini berpotensi meningkatkan kesejahteraan signifikan.

Dengan melibatkan perguruan tinggi, kesempatan emas dari bonus demografi itu, kata Puan dapat berjalan optimal. Dengan syarat tersedianya sumberdaya manusia yang tinggi, dan tersedianya lapangan pekerjaan layak.

"Kemudian juga akumulasi tabungan nasional yang meningkat dan terpenuhinya kesetaraan gender serta non diskriminatif di pasar kerja," paparnya.

Dia menambahkan, bahwa pembangunan berkelanjutan dapat terwujud bila bangsa Indonesia memiliki karakter bangsa yang kuat. Kemudian juga memiliki landasan sikap mental positif. Hal ini sesuai Inpres Nomor 12 Tahun 2016, yakni Intruksi Presiden mengimplementasikan Gerakan Nasional Revolusi Mental.

"Sebagai salah satu nilai dalam Revolusi Mental, saya tidak akan pernah bosan terus menyuarakan gotong royong. Karena saya yakin bangsa ini tidak akan besar dan maju tanpa kerja bersama secara gotong royong,” tegasnya.

Selain menjadi pelopor gerakan revolusi mental, kampus IPB diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat.

Acara Dies Natalis FEMA IPB ini dihadiri juga Wali Kota Bogor Bima Arya S, Wakil KEIN Arief Budimanta, Rektor IPB Herry Suhardiyanto, Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Agus Sartono, Dekan FEMA IPB Arif Satria, jajaran dosen FEMA IPB, dan mahasiswa.
(kri)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Dua Dekade Fakultas...
Dua Dekade Fakultas Psikologi Universitas Pancasila Menenun Inklusi dan Jiwa Olahraga
15 jam yang lalu
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
16 jam yang lalu
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
22 jam yang lalu
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
1 hari yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
1 hari yang lalu
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
1 hari yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved