Fahri Hamzah Minta Jokowi Berani Bersikap Terkait FDS

Rabu, 16 Agustus 2017 - 14:22 WIB
Fahri Hamzah Minta Jokowi...
Fahri Hamzah Minta Jokowi Berani Bersikap Terkait FDS
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) berani mengambil sikap terkait polemik lima hari sekolah dengan waktu belajar delapan jam atau biasa dikenal Full Day School (FDS).

Fahri meminta, Jokowi tak membiarkan perbedaan panjang terjadi di antara para menterinya. "Pak Jokowi harus berani berpihak kepada keputusan yang diambil oleh menterinya, jangan dibiarkan menjadi kontroversi di bawah," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Fahri mengaku, telah membaca konsep FDS yang digagas oleh Mendikbud Muhadjir Effendy tersebut. Menurut dia, FDS baik diberlakukan untuk mencetak generasi penerus bangsa lebih baik lagi ke depan.

"Konsep FDS itu bagus sekali, kan kita ada dalam ancaman serbuan penarik perhatian anak kita, gadget, TV, Medsos, pesan pendek, sehingga anak-anak kita tidak menjadi fokus, dan begitu mereka keluar dri sekolah seperti diterkam dunia lain," ucap Fahri.

Fahri mendukung langkah Mendikbud yang ingin anak-anak lebih lama berada di sekolah. Dengan demikian, kata dia, nasib anak bangsa lebih terjaga.

"Bagi saya, mengganggap bahwa semakin lama di sekolah semakin baik, mereka akan lebih intens berinteraksi dengan kegiatan belajar mengajar," kata dia.

Fahri merasa yakin, program FDS tidak akan mematikan eksistensi madrasah diniyah. Menurut dia, sekolah agama dan formal bisa berdampingan dengan baik.

"Madrasah diniyah juga ada kan, mungkin di daerah tertentu pendidikan umum dan diniyah dibagi dua, pagi sekolah umum, malam sekolah agama, nah itu biarkan saja, itu kan sama juga dengan konsep FDS juga, cuma FDS pak menteri itu dua sekolah menjadi satu," kata dia.

Fahri kembali mengingatkan, Jokowi harus bisa ambil alih polemik tersebut. Jangan sampai, ada perbedaan di internal pemerintah sendiri.

"Jadi, presiden ambil dong isu ini jangan jadi berkelahi sendiri, kan Pak Jokowi pernah bilang tidak ada visi menteri yang ada visi presiden, begini ada masalah tampil dong, jangan jadinya menteri yang dimaki-maki," tutup dia.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Iskandar Zulkarnain...
Iskandar Zulkarnain Tawarkan Model Hukum Baru Hubungan Kerja Dokter-Rumah Sakit yang Adaptif
7 jam yang lalu
Digelar 5 Hari, Ini...
Digelar 5 Hari, Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 untuk Murid TK
11 jam yang lalu
18 Sekolah Ikut Kejuaraan...
18 Sekolah Ikut Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026, Dorong Olahraga Inklusif di Indonesia
12 jam yang lalu
Jalur Mandiri Ujian...
Jalur Mandiri Ujian Tulis UNJ 2026 Masih Buka Pendaftaran, Simak Persyaratannya
13 jam yang lalu
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
18 jam yang lalu
Unesa Buka Jalur TMUBK...
Unesa Buka Jalur TMUBK Gelombang 2 2026, Cek Persyaratannya
19 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved