Kemendikbud Bangun SEAMEO CECCEP Kawasan Asia Tenggara

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 10:42 WIB
Kemendikbud Bangun SEAMEO...
Kemendikbud Bangun SEAMEO CECCEP Kawasan Asia Tenggara
A A A
BEKASI - Kemendikbud membangun Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Keluarga untuk regional Asia Tenggara (ASEAN) atau Southeast Asian Ministers of Education Regional Centre for Early Childhood Care and Education and Parenting (SEAMEO CECCEP).

Lembaga pengembangan pendidikan anak usia dini dan pendidikan keluarga sangat diharapkan peran aktifnya dalam penuntasan pendidikan anak usia dini di Indonesia khususnya, umumnya di ASEAN. Pasalnya, SEAMEO CECCEP merupakan center atau pusat kajian dan pengembangan pendidikan usia dini.

”SEAMEO CECCEP dibentuk untuk merealisasikan program pertama dari 7 (tujuh) program prioritas SEAMEO,” ujar Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud, Harris Iskandar di Bekasi, Sabtu (7/10/2017). Menurutnya, program ini untuk tercapainya pendidikan universal PAUD.

Denan target anak-anak dari keluarga miskin, anak-anak yang tinggal di pedesaan, etnis yang termarjinalkan, serta anak-anak berkebutuhan khusus. Untuk pelaksanaan SEAMEO CECCEP maka tanggal 14 September 2017 yang lalu, telah dilaksanakan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU).

MoU itu antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang dikuasakan kepada Dirjen PAUD dan Dikmas dengan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan dengan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) khusus untuk bersama-sama mengelola SEAMEO CECCEP.

Dengan telah diakuinya SEAMEO CECCEP, kata dia, sebagai sebuah organisasi baru di kawasan Asia Tenggara, keberadaan Centre ini akan menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan di Indonesia.”Harus kerjasama bangsa di Kawasan Asia Tenggara,” katanya.

Wakil Ketua Gugs Tugas Sekretariat SEAMEO CECCEP, Dwi Priyono mengatakan, bahwa untuk meningkatkan peran serta segenap lapisan, terutama stakeholder pendidikan anak usia dini, maka pihaknya terus melakukan sosialisasi dan komunikasi agar terwujud gagasan, program dan kegiatanya.

”Sejak resmi didirikan Juli lalu, kami terus melakukan sosialisasi program dan berbagai hal terkait SEAMEO CECCEP kepada stakeholder pendidikan anak usia dini dan pendidikan keluarga,” katanya. Untuk itu, sosialisasi terus dilakukan untuk meminta masukan dan saran kepada stikholder.

Adapun kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatan tatap muka selama 1 (satu) hari ke 34 Provinsi di Indonesia dengan terlebih dahulu memberitahukan Dinas pendidikan provinsi, dinas pendidikan kabupaten/kota, lembaga pengembangan pendidikan, organisasi mitra serta instansi terkait.

Dengan materi yang akan diberikan pada kegiatan Sosialisasi ini, berupa pengenalan SEAMEO dan SEAMEO-CECCEP, rogram 5 (lima) tahun SEAMEO-CECCEP, kebijakan penyelenggaraan Program PAUD, kebijakan penyelenggaraan Program Pendidikan Keluarga.

Diberitakan sebelumnya, SEMEO CECCEP resmi berdiri pada 27 Juli 2017 dalam konferensi SEAMEO ke-49, yang dihadiri menteri-menteri pendidikan ASEAN di Jakarta. Juga dihadiri perwakilan dari delapan negara anggota SEAMEO Associate.

Diantaranya : Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Belanda, Selandia Baru, Spanyol dan Inggris (Inggris); Tiga Anggota Afiliasi: Dewan Internasional untuk Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (ICDE), Universitas Tsukuba, British Council, dan Asosiasi Pendidikan China untuk Bursa Internasional (CEAIE).
(ysw)
Berita Terkait
PAUD Bantu Stimulasi...
PAUD Bantu Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
Riset Profesor Universitas...
Riset Profesor Universitas Helsinki: Pentingnya Mendidik Resiliensi pada Anak Berdasarkan Kepedulian
Studi Tanoto dan School...
Studi Tanoto dan School of Parenting Ungkap Permasalahan Pengasuhan Anak Usia Dini
Asah Kreativitas di...
Asah Kreativitas di Tengah Pandemi dengan Lomba Media Kreasi
Patut Ditiru, Ini 10...
Patut Ditiru, Ini 10 Negara dengan Rasio Guru dan Siswa Ideal
Polri Ajak Masyarakat...
Polri Ajak Masyarakat Tanamkan Citra Positif Polisi ke Anak-anak
Berita Terkini
Indonesia Sabet 1 Emas,...
Indonesia Sabet 1 Emas, 2 Perak, dan 2 Perunggu di Olimpiade Fisika Internasional 2026
1 jam yang lalu
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
13 jam yang lalu
UGM Terapkan Kurikulum...
UGM Terapkan Kurikulum Baru Mulai 2026, Ini yang Akan Dipelajari Mahasiswa
16 jam yang lalu
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
17 jam yang lalu
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Jejaring Internasional Lewat AHEIC Global Publication Connect 2026 di Universitas Kuningan
17 jam yang lalu
Ingin Kuliah AI? Ini...
Ingin Kuliah AI? Ini 20 Universitas di Indonesia yang Membuka Jurusan Kecerdasan Buatan
18 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved