IAS Target Go International

Senin, 05 Maret 2018 - 10:54 WIB
IAS Target Go International
IAS Target Go International
A A A
JAKARTA - Sekolah Aviasi Indonesia (IAS) Jakarta terus mengembangkan sayapnya. Setelah sukses dengan pendidikan nondiploma ATC yunior, mereka kini akan mengembangkan pendidikan ATC senior.

Mereka pun berharap bisa go international seperti yang dilakukan Akademi Aviasi Singapura (SAA). “Target kami ke depan memangsepertiitu. Suatu saat IAS bisa go international. Setidaknya menembus level regional,” ujar Direktur Utama IAS Zulkoflie Abbas saat membuka Angkatan Ke-5 IAS di Kampus IAS di Wisma Aldiron, Jakarta.

Menurut Zul, lembaga yang dipimpinnya saat ini sudah memiliki beberapa program pendidikan penerbangan. Selain ATC yunior dan AFIS (Aerodrome Flight Information Service), mereka juga sudah memiliki program pendidikan prosedural yang dikhususkan untuk pendidikan dan pelatihan petugas ATC senior.

Dalam tugasnya, pengatur lalu lintas udara dibentuk untuk memberikan layanan pengaturan lalu lintas udara, terutama pesawat udara agar tidak terjadi tabrakan antarpesawat dan tabrakan antara pesawat udara dengan benda-benda yang ada di sekitarnya saat beroperasi.

ATC juga berperan membantu pilot saat keadaan darurat, memberikan informasi seperti informasi cuaca, navigasi penerbangan, dan lalu lintas udara. Skill inilah yang kini dikembangkan di IAS. Bahkan, sejak berdiri pada 2015, lembaga pendidikan ini sudah mendidik siswa angkatan kelima.

Karena itu Zul optimistis suatu saat IAS bisa menjadi sekolah internasional di mana siswanya berasal dari mancanegara seperti yang dilakukan SAA. Apalagi pihaknya juga terus melakukan penyempurnaan dalam program pendidikan serta sarana prasarana yang dibutuhkan untuk mencetak tenaga-tenaga andal di bidang penerbangan.

“Saya yakin, one day IAS bisa go international seperti Akademi Aviasi Singapura. Karena prinsipnya kami juga bisa memiliki fasilitas sama seperti mereka,” ujar Zul. Zul pantas menjadikan SAA sebagai rujukan pengembangan lembaga yang dipimpinnya.

Sebab sejak SAA dibangun pada 1957, akademi itu sudah melatih lebih dari 67.000 peserta dari 200 negara, baik pelatihan di bidang manajemen penerbangan, keselamatan dan keamanan penerbangan, layanan lalu lintas udara maupun layanan darurat bandara. Karena itu dia berharap IAS yang didirikan pada 2015 itu bisa mengikuti kesuksesan SAA.

Sementara itu Headmaster IAS Budi Hendro Setiyono mengatakan, pihaknya akan terus mencetak calon-calon tenaga ATC yang andal. Apalagi kebutuhan tenaga di bidang penerbangan itu masih cukup besar. Termasuk para pengatur lalu lintas udara.

“Sekarang IAS sudah masuk angkatan kelima. Dansaya sebagai headmaster akan berusaha mencetak mereka menjadi tenaga-tenaga ATC yang andal. Bahkan saya juga akan berupaya keras untuk memfasilitasi mereka agar bisa bekerja di lembaga-lembaga yang berkaitan dengan keahlian mereka, terutama AirNav Indonesia,” ujar Budi yang juga mantan General Manager Jakarta Traffic Service Center (JATSC) AirNav Indonesia. (M Ridwan)
(nfl)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
OSN 2026 Diikuti 941.692...
OSN 2026 Diikuti 941.692 Peserta, Kemendikdasmen Tegaskan Integritas dan Transparansi
3 jam yang lalu
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
4 jam yang lalu
President University...
President University Buka Kelas Khusus Taylor Swift, Ini yang Dipelajari Mahasiswa
7 jam yang lalu
Beasiswa PMDSU 2026...
Beasiswa PMDSU 2026 Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis Terintegrasi 4 Tahun
8 jam yang lalu
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
10 jam yang lalu
Cerita Fulviana, Mahasiswa...
Cerita Fulviana, Mahasiswa UGM yang Lulus Kedokteran di Usia 20 Tahun
11 jam yang lalu
Infografis
Setelah Ukraina, Negara...
Setelah Ukraina, Negara NATO Ini Jadi Target Rusia Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved