Perguruan Tinggi Diharapkan Bisa Kembangkan Energi Nonfosil

Kamis, 15 Maret 2018 - 20:40 WIB
Perguruan Tinggi Diharapkan...
Perguruan Tinggi Diharapkan Bisa Kembangkan Energi Nonfosil
A A A
SOLO - Kiprah Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dalam mengembangkan green energy mendapat apresiasi dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Energi tersebut diproyeksikan menjadi tumpuan dalam rangka ketahanan energi nasional di masa depan.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi R Gunung Sardjono Hadi mengatakan, perguruan tinggi (PT) harus jadi pelopor pengembangan energi non fosil. Seperti UNS mengembangkan baterai lithium yang segera diproduksi massal oleh Pertamina.

"UNS jadi pelopor baterai lithium, lalu perguruan tinggi lain jadi pelopor energi lainnya," ungkap Gunung Sardjono Hadi saat memberi kuliah umum di Kampus UNS Solo, Jawa Tengah, Kamis (15/3/2018).

Dengan demikian, ke depan Indonesia dapat menjadi negara yang berdikari energi. Dalam rangka ketahanan energi nasional, PT Pertamina Hulu Energi menggandeng perguruan tinggi sebagai upaya peningkatan kemitraan dan sinergi dengan dunia pendidikan.

Menurutnya, Pertamina mengemban amanah penting sebagai bagian dari upaya menciptakan ketahanan energi nasional. Terlebih, tantangan sektor energi di masa depan bakal semakin berat.

Sehingga diperlukan generasi penerus yang handal dan mampu menjawab tantangan di masa depan. Kegiatan di sektor hulu yang kini dijalankan Pertamina, sangat dinamis dan menantang.

Kata dia, upaya penambahan cadangan migas serta turunnya harga minyak mentah dunia merupakan dua hal yang kini menjadi tantangan utama. Di sisi lain, terdapat peluang pengembangan energi baru dan terbarukan, seperti panas bumi dan gas metana batubara (coalbed methane).

Wakil Rektor IV UNS Solo Prof Dr Widodo Muktiyo mengemukakan, selain kuliah umum dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan MoU antara UNS dengan Pertamina Hulu Energi.

Kerja sama kedua belah pihak mencakup bidang penelitian, pemanfaatan sumber daya manusia dan Ilmu pengetahuan, serta pengabdian kepada masyarakat. Selain itu juga kerjasama dalam hal pendidikan dan pelatihan (diklat) serta penelitian dan pengembangan (Litbang).

Kerja sama harus selalu ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan. "Misal mahasiswa UNS untuk magang atau dosen UNS melakukan penelitian di PT Pertamina Hulu Energi," terang Widodo Muktiyo.
(maf)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
57 menit yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
2 jam yang lalu
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
15 jam yang lalu
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
15 jam yang lalu
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
16 jam yang lalu
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
18 jam yang lalu
Infografis
7 Perwira Tinggi Bareskrim...
7 Perwira Tinggi Bareskrim Dimutasi Kapolri pada September 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved