Mendikbud Minta Maaf Terkait Soal Matematika UNBK

Sabtu, 14 April 2018 - 17:33 WIB
Mendikbud Minta Maaf...
Mendikbud Minta Maaf Terkait Soal Matematika UNBK
A A A
JAKARTA - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berlangsung pada 10-13 April mendapat kritik dari sejumlah siswa karena soal-soalnya dianggap sulit dan tidak sesuai dengan pelajaran yang diterima di sekolah.

Wasekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Satriawan Salim mengaku pihaknya menemukan kondisi dimana soal matematika dalam UNBK menjadi soal yang banyak dikeluhkan siswa karena terlalu sulit dan tidak sesuai dengan kisi-kisi.

Selain soal mata pelajaran matematika, siswa juga mengelukan mengenai penggunaan metode esai dan analisa dalam UNBK.

Menanggapi sejumlah kritik soal yang dianggap sulit, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta maaf kepada pihak-pihak yang mengalami kesulitan selama pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

"Saya meminta maaf kalau ada beberapa kalangan yang merasa mengalami kesulitan yang tidak bisa ditoleransi. Dengan ini, saya janji bahwa akan kami benahi. Tetapi mohon maklum bahwa ujian nasional kita dari waktu ke waktu harus semakin sulit untuk mengejar ketertinggalan kita," kata Muhadjir usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden di Jakarta.

Muhadjir menjelaskan, kualitas pendidikan Indonesia masih lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia dan Asia Tenggara. Oleh karena itu, Kemdikbud berusaha untuk memperbarui sistem pendidikan, termasuk di antaranya adalah meningkatkan standar kualitas ujian nasional.

Dia menuturkan bahwa berdasarkan hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA), tingkat kualitas siswa Indonesia tergolong rendah. PISA merupakan sistem ujian dari Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) untuk mengevaluasi sistem pendidikan dari 72 negara di seluruh dunia.

"Karena sesuai hasil PISA, kita sangat rendah. Ketika PISA rendah, kami (Kemdikbud) disalahkan, tapi ketika kami menaikkan standar membuat siswa sulit, kami juga salah. Tapi saya rasa kita terus mendorong anak-anak kita semakin berkualitas dengan meningkatkan standar ujian nasional kita," jelas Muhadjir.
(maf)
Berita Terkait
UN Ditiadakan, PPDB...
UN Ditiadakan, PPDB Jateng Tahun Ini Gunakan Nilai Rapor
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Diadakannya Kembali Ujian Nasional
Menggagas Pengganti...
Menggagas Pengganti Terbaik UN
UN Kembali Ditiadakan,...
UN Kembali Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah
Kabar UN Mau Diberlakukan...
Kabar UN Mau Diberlakukan Lagi Tahun Depan, Mendikdasmen Bilang Begini
Inilah 5 Negara Tanpa...
Inilah 5 Negara Tanpa Ujian Nasional
Berita Terkini
KGSB dan Prodi Ilmu...
KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
1 jam yang lalu
Kalahkan Berbagai Negara,...
Kalahkan Berbagai Negara, ITS Raih Juara RoboCup 2026 di Korsel
2 jam yang lalu
Ketua Dewan Pembina...
Ketua Dewan Pembina Pelita dan Rektor MNC University Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan Vokasi Nasional
3 jam yang lalu
SKK Migas Buka Rekrutmen...
SKK Migas Buka Rekrutmen untuk Lulusan S1, Fresh Graduate Bisa Daftar
4 jam yang lalu
Perjuangan Andini, Anak...
Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
1 hari yang lalu
Beasiswa TELADAN Cohort...
Beasiswa TELADAN Cohort 2027 Dibuka, Simak Syarat Pendaftarannya
1 hari yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved