Bahas Pendidikan, KBRI-KJRI Gelar Raker Guru SILN Arab Saudi

Minggu, 02 September 2018 - 20:41 WIB
Bahas Pendidikan, KBRI-KJRI...
Bahas Pendidikan, KBRI-KJRI Gelar Raker Guru SILN Arab Saudi
A A A
THAIF - Perwakilan RI di Arab Saudi terus berikhtiar meningkatkan pelayanan pendidikan bagi anak-anak WNI yang tinggal di Arab Saudi. Ikhtiar tersebut, antara lain, dirumuskan dalam agenda Rapat Kerja (Raker) bersama Guru Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) bagi Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Sekolah Indonesia Makkah (SIM) dan Sekolah Indonesia Riyadh I (SIR).

Raker yang berlangsung dari 30 Agustus–1 September, 2018 di Thaif diikuti sebanyak 46 orang yang terdiri dari perwakilan para guru tiga sekolah, pengurus komite sekolah, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), semacam lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak dalam bidang pendidikan.

Kegiatan yang digagas dan diselenggarakan oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI RI Riyadh ini dibuka oleh Duta Besar (Dubes) RI untuk Riyadh, Agus Maftuh Abegebriel, dan ditutup oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hary Saripudin.

"Insya Allah Rapat kerja SILN di KSA oleh akan kami jadikan progam tahunan. Kami akan jadikan wahana evaluasi terhadap berbagai kendala dan upaya bersama untuk meningkatkan pelayanan pendidikan bagi anak-anak WNI di Arab Saudi," ujar Atdikbud, Achmad Ubaedillah.

Agenda pembahasan meliputi kurikulum, pembenahan tata-tertib sekolah dan kesiswaan, peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan, pengadaan gedung sekolah yang layak, perizinan operasional sekolah dan upaya peningkatan serta teknis pemeliharaan sarana sekolah.

Saat menutup rangkaian kegiatan Raker, Konjen RI Jeddah mengingatkan para peserta bahwa guru memiliki tanggung jawab yang besar dalam memajukan bangsa melalui pendidikan.

"Ini merupakan amanat Undang-Undang, cita-cita luhur para pendiri bangsa, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa," ucap Konjen saat menutup Raker Guru SILN Arab Saudi.

Oleh karena itu, imbuh Konjen, kehadiran SILN di Saudi bertujuan untuk menjamin pendidikan WNI tanpa melihat status mereka documented (legal) or undocumented (ilegal).

Selain itu, para guru diingatkan bahwa mereka merupakan duta Indonesia di mata tuan rumah (Arab Saudi), yang diharapkan berperan aktif dalam mempromosikan dan memperkuat citra posisitf Indonesia di Arab Saudi.

Untuk mencapai tujuan bersama dalam memajukan pendidikan di Arab Saudi, Konjen mengajak peserta untuk memperkuat semangat kebersamaan melalui sinergi antara kepala sekolah dan para guru, komite sekolah (KS) dan Perwakilan RI di Arab Saudi.

Dari sisi Pemerintah, lanjut Konjen, Perwakilan RI di Arab Saudi akan melakukan berbagai upaya dengan menjalin komunikasi dengan para mitra terkait di Arab Saudi untuk mengupayakan solusi bagi sejumlah permasalahan yang dihadapi oleh SILN Arab Saudi, khususnya terkait pengadaan gedung yang memenuhi standar kelayakan dan kemudahan penerbitan izin operasional sekolah.
(kri)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Mau Jadi Guru atau Pendidik?...
Mau Jadi Guru atau Pendidik? Mesti Tahu dulu Jurusan-Jurusan Pendidikan Ini
Berita Terkini
MNC University Bersama...
MNC University Bersama Kedutaan Kuba dan Espanolindo Gelar Movie Screening & Photo Exhibition
12 jam yang lalu
Dua Dekade Fakultas...
Dua Dekade Fakultas Psikologi Universitas Pancasila Menenun Inklusi dan Jiwa Olahraga
1 hari yang lalu
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
1 hari yang lalu
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
1 hari yang lalu
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
1 hari yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
1 hari yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved