Menkominfo Ingin Anak Muda Indonesia Kuasai Industri Digital

Selasa, 23 Oktober 2018 - 14:37 WIB
Menkominfo Ingin Anak...
Menkominfo Ingin Anak Muda Indonesia Kuasai Industri Digital
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bertekad mencetak banyak anak muda untuk menjadi teknisi di industri teknologi digital.

Menurut dia, targetnya nanti sekitar 20 ribu anak muda dari Indonesia. "Targetnya 20 ribu anak muda di Indonesia mampu diserap oleh perusahaan teknologi raksasa seperti Cisco dan Microsot di Indonesia. Karena perusahaan-perusahaan itu sangat sulit mencari tenaga kerja ahli di Indonesia," tutur Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudi seusai mengisi acara Peluncuran Laporan 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Tekhnologi (BPPT), Jakarta, Senin 22 Oktober 2018.

Rudi menjelaskan, pembangunan sumber daya manusia di bidang teknologi digital menjadi tantangan besar, tidak hanya di Indonesia tapi hingga dunia.

Hal itu berdasar fenomena perusahaan teknologi digital besar yang sulit mencari tenaga kerja teknis di Indonesia. "Karena big tech company di Indonesia sangat sulit mencari teknisi. Kalau mereka harus mengimpor, pertama mahal. Kedua, saya katakan jangan bikin cemburu orang Indonesia," tuturnya.

Oleh karena itu, Kominfo melihat talenta SDM muda Indonesia berpotensi menjadi SDM yang mampu diserap big tech company seperti Microsoft dan Cisco.

"Kalau level teknisi di Indonesia banyak. Tapi mereka harus di-training dulu. Ini yang dilakukan oleh big tech company, beserta dengan Kominfo, ekosistem, dan 20 perguruan tinggi," katanya.

Sebagai langkah awal, Kominfo telah menyelenggarakan Beasiswa Digital Talent 2018 yang dibuka pertengahan September lalu.

Sementara mengenai persyaratan, ditentukan langsung oleh Kominfo. "Tahun ini kita mulai 1.000 di semua perguruan tinggi yang sudah kita mulai dari bulan lalu. Yang daftar itu 44 ribu, dan setelah di seleksi semua yang lolos tes 21 ribu lebih. Tapi yang seribu lolos tes. Yang 20 ribu, sisanya akan mencoba pada tahun 2020," tambah Rudi.Menurut dia, peserta di bawah usia 29 tahun, lulusan D3 maupun S1. "Karena kita harus create talent create skill. Saya bilang ke big tech company bahwa inilah cara kita untuk mengembangkan talent kita untuk memasuki ke industri 4.0," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Ujikom, Langkah untuk...
Ujikom, Langkah untuk Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Forum Alumni Dinilai...
Forum Alumni Dinilai Bisa Jadi Wadah untuk Siapkan SDM Profesional
Keberhasilan Vokasi...
Keberhasilan Vokasi Dinilai Ditentukan Juga oleh Kualitas SDM
Sinergi Dinilai Penting...
Sinergi Dinilai Penting dalam Meningkatkan Kualitas SDM
Sinergi Suntory dalam...
Sinergi Suntory dalam Membangun Kualitas SDM di Daerah
BAT Indonesia Raih Penghargaan...
BAT Indonesia Raih Penghargaan Top Employer 2023
Berita Terkini
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
1 jam yang lalu
Lowongan Internship...
Lowongan Internship Pertamina Group 2026 Dibuka, Tersedia 400 Lebih Posisi untuk Fresh Graduate!
1 jam yang lalu
S2 Psikologi Unika Atma...
S2 Psikologi Unika Atma Jaya Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT
3 jam yang lalu
Pengumuman Hasil Seleksi...
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Dirilis, Cek Akun SSCASN!
5 jam yang lalu
IPB University Akan...
IPB University Akan Buka Jalur RPL untuk Penerimaan Mahasiswa Baru S1 dan Pascasarjana
6 jam yang lalu
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
21 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved