Mendikbud Percepat Pemberian Edukasi Kebencanaan

Selasa, 08 Januari 2019 - 10:58 WIB
Mendikbud Percepat Pemberian...
Mendikbud Percepat Pemberian Edukasi Kebencanaan
A A A
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan akan percepat edukasi kebencanaan, adapun hal ini dilakukan agar ada semacam simulasi bencana yang lebih masif. Kegiatan ini sebenarnya tidak hanya untuk sekolah, tapi juga masyarakat luas.

“Tidak hanya sekolah, tapi sebetulnya diarahkan ke masyarakat luas. Kalau sekolah, nanti lebih tersistem ya,” ungkapnya.

Namun, Mendikbud menyampaikan bahwa mitigasi bencana tidak akan menjadi mata pelajaran. Muhadjir mengatakan mitigasi bencana hanya akan menjadi bagian dari proses belajar mengajar di sekolah, tetapi disisipkan dalam mata pelajaran tertentu.

“Ada tiga yang harus ditanamkan kepada anak. Pertama mengenai pengetahuan dan informasi. Kemudian yang kedua hal-hal yang sifatnya teknikal. Ini tentang apa yang harus dilakukan. Lalu, bagaimana yang ketiga simulasi,” tuturnya.

Muhadjir menambahkan, sebenarnya untuk daerah-daerah yang rawan bencana sudah menerapkan edukasi bencana seba-gai muatan lokal. Biasanya pengetahuan soal bencana diselipkan dalam kegiatan ekstrakulikuler.

Multiplier Effect
“Implementasinya itu dititipkan ke Pramuka, di KSR-PMI. Bahkan ini sebetulnya nanti punya multipliereffect ya itu bisa mengaktifkan Palang Merah Sekolah, bisa mengaktifkan Korps Suka Relawan (KSR) Sekolah, bisa mengaktifkan Pramuka. Jadi saling menguatkan,” paparnya.

Sementara itu, Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammd Nasir menyatakan telah mewajibkan semua kampus untuk menjelaskan mitigasi bencana kepada masyarakat. Seluruh maha siswa akan mendapatkan penjelasannya di mata kuliah dasar untuk nanti diteruskan kepada masyarakat.

“Kita jelaskan kondisi Indonesia di ring of fire, apa yang harus kita atasi. Dan nanti pada saat KKN (kuliah kerja nyata) dijelaskan kepada masyarakat,” jelasnya. (Dita Angga)
(nfl)
Berita Terkait
Kemendikbud Luncurkan...
Kemendikbud Luncurkan Website Jalur Rempah
DPR Setujui Penggabungan...
DPR Setujui Penggabungan Kemenristek ke Kemendikbud
Kebijakan Kemendikbud...
Kebijakan Kemendikbud untuk Perkuliahan Semester Genap
Kemendikbud Tetapkan...
Kemendikbud Tetapkan Empat Jalur Penerimaan Peserta Didik Baru
Penerapan Sistem Zonasi...
Penerapan Sistem Zonasi pada PPDB 2020 Melalui Online
Kemendikbud Memanggil...
Kemendikbud Memanggil Insan Pendidikan Bergabung Program Guru Penggerak
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
6 jam yang lalu
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
7 jam yang lalu
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
8 jam yang lalu
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
10 jam yang lalu
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
10 jam yang lalu
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
12 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved