Poster Capaian Ditjen PAUD dan Dikmas Jadi Perhatian

Kamis, 14 Februari 2019 - 18:33 WIB
Poster Capaian Ditjen...
Poster Capaian Ditjen PAUD dan Dikmas Jadi Perhatian
A A A
DEPOK - Dalam pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2019, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia akan menjadi prioritas. Setelah empat tahun sebelumnya infrastruktur yang menjadi prioritas.

Salah satunya adalah meningkatkan jumlah penduduk terampil guna menjawab tantangan era industri 4.0. Yang berarti penguatan pembelajaran pada teknologi informatika. Dengan demikian pendidikan vokasi yang selaras dengan industri berbasis digital sangat penting.

Sejalan program Presiden Joko Widodo, Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menyampaikan laporan capaian melalui poster yang dipasang di selasar Pusdiklat Pegawai Kemendikbud yang menjadi lokasi penyelenggaraan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan.

Poster-poster ini dibingkai dan dikemas dengan tampilan menarik, berupa infografis, foto, serta bahasa sederhana yang mudah dipahami. Tak heran jika peserta dan undangan yang menuju restoran maupun gedung-gedung lain serta melalui selasar dekat Gedung Ganesha berhenti menyimak isinya.

Dari Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan salah satunya menampilkan poster berisi tentang capaian Pendidikan Kursus dan Keterampilan (Vokasi). Data yang tertera, peserta didik kursus pada 2018 mencapai 1.702.000. Ditargetkan pada tahun 2019 akanmencapai 2.000.109 peserta.

Sedang Direktorat Pembinan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan menyajikan data buta aksara usia 15–59 tahun sebanyak 3.474.694 orang (2,068%). Ada enam povinsi dengan tingkat buta aksara tertingi, yaitu Papua, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Barat.

Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini menampilkan data bahwa hingga 2018 sebanyak 14 juta anak usia 0–6 tahun memperoleh layanan PAUD. Pemerintah sudh memberikan dukungan BOP DAK PAUD sejak 2015, yitu Rp2,8 T (2015), Rp3,6 T (2016), Rp4,01 T(2018), dan naik 10% menjadi Rp4,4 T(2019).

Sementara Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga menyajikan pentingnya pelibatan keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak. Juga pencegahan stunting lewat penyadaran pentingnya 1000 hari pertama kehidupan (HPK), sejak anak berada dalam kandungan hingga usia 2 tahun.

Rencananya poster-poster ini akan dibawa ke Rakornas PAUD dan Dikmas di Makassar, Palembang, dan Yogyakarta. Sebagai sarana sosialisasi capaian dan program.
(akn)
Berita Terkait
Kemendikbud Luncurkan...
Kemendikbud Luncurkan Website Jalur Rempah
DPR Setujui Penggabungan...
DPR Setujui Penggabungan Kemenristek ke Kemendikbud
Kebijakan Kemendikbud...
Kebijakan Kemendikbud untuk Perkuliahan Semester Genap
Kemendikbud Tetapkan...
Kemendikbud Tetapkan Empat Jalur Penerimaan Peserta Didik Baru
Penerapan Sistem Zonasi...
Penerapan Sistem Zonasi pada PPDB 2020 Melalui Online
Kemendikbud Memanggil...
Kemendikbud Memanggil Insan Pendidikan Bergabung Program Guru Penggerak
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
39 menit yang lalu
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
1 jam yang lalu
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
2 jam yang lalu
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
3 jam yang lalu
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
4 jam yang lalu
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
6 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved