Lulusan Kampus STIH Litigasi Banyak Diminati Lembaga Peradilan

Rabu, 20 Februari 2019 - 22:53 WIB
Lulusan Kampus STIH...
Lulusan Kampus STIH Litigasi Banyak Diminati Lembaga Peradilan
A A A
JAKARTA - Sarjana hukum lulusan Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Litigasi Jakarta banyak dibutuhkan keahliannya di lembaga peradilan. Mereka memiliki keahlian khusus litigasi sebagaimana dipersyaratkan dalam perekrutan panitera di lingkungan pengadilan. Selain panitera, lulusan STIH juga banyak yang berkarier sebagai hakim di pengadilan yang tersebar di daerah.

"lulusan STIH Litigasi sudah tidak asing lagi dengan dunia peradilan karena mereka sebelumnya sudah magang di pengadilan dan lulusan D-3 Administrasi Peradilan sudah banyak yang berkarya di lingkungan pengadilan," kata Rektor STIH Litigasi Jakarta Dr. H. Achmad Ubbe saat ditemui di kantornya, Jalan Percetakan Negara VII No. 27, Rawasari ,Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

Menurut Achmad Ubbe, Ketua MA Hatta Ali dalam beberapa kesempatan mengatakan, berdasarkan laporan dari sejumlah ketua pengadilan dan hakim-hakim di daerah, lulusan STHI Litigasi lebih cepat menyesuaikan diri dengan pekerjaan.

Artinya, sarjana lulusan dari kampus ini memiliki modal besar untuk langsung terjun dan mengimplementasikan ilmunya di dunia kerja, jika dibandingkan dengan lulusan sekolah perguruan tinggui umum lain.

Tak heran jika kampus yang didirikan oleh Yayasan Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM RI sejak tahun 1987 ini telah melahirkan alumni terdidik dan terlatih yang bekerja di berbagai lingkungan Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi, serta badan-badan kehakiman di bawahnya.

"Gedung ini banyak melahirkan orang bermanfaat bagi bangsa ini. Banyak petinggi-petinggi lembaga peradilan yang berasal dari lulusan STIH. Misalnya, Wakil Ketua LPSK, Ketua di pengadilan negeri, PTUN, hakim di sejumlah pengadilan negeri di daerah, di MA, MK, dan lembaga negara lain," terangnya.

Staf pengajar STIH Litigasi terdiri dari ilmuan/ahli dan praktisi senior yang berpengalaman di bidangnya, berasal dari perguruan tinggi negeri dan swasta, pejabat dan mantan pejabat dari badan kehakiman, Polri, Notaris, Advokat, hakim agung dan petinggi Mahkamah Agung. "Dosen rata-rata dari mantan hakim agung, hakim pengadilan negeri, Panitera Muda, dan praktisi hukum," terangnya.
(pur)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
9 jam yang lalu
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
10 jam yang lalu
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
11 jam yang lalu
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
12 jam yang lalu
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
13 jam yang lalu
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
15 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved