Pesawat Tanpa Awak AeroPro Didesain Bantu Proses Pemetaan secara Efisien

Sabtu, 29 Juni 2019 - 13:06 WIB
Pesawat Tanpa Awak AeroPro...
Pesawat Tanpa Awak AeroPro Didesain Bantu Proses Pemetaan secara Efisien
A A A
YOGYAKARTA - AeroPro adalah produk pesawat terbang tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) yang didesain untuk keperluan pemetaan. Menggunakan drone berjenis fixed wings di dalamnya ditanamkan sistem autopilot. Produk ini dikembangkan oleh InAero, startup teknologi berbasis di Bantul, Yogyakarta.

Faktor geografis dengan permukaan daratan yang bergelombang kadang menjadi tantangan tersendiri untuk proses pemetaan. Dalam kondisi tertentu, pemetaan dilakukan dengan tingkat urgensi tinggi–misalnya pemetaan lokasi terdampak bencana atau dalam perencanaan proyek pembangunan vital.Dari kebutuhan tersebut AeroPro dikembangkan.
AeroPro mempunyai desain struktural dengan penggunaan serat karbon ekstensif, membuat pesawat ini sangat ringan dan kuat, fleksibel dengan payload volume yang lebar, memungkinkan tipe ini dipasang dengan sebagian besarsistem pemetaan udara dan sensor.

Produk yang saat ini telah dikembangkan adalah AeroPro A-Type, pesawat nirawak dengan kemampuan jelajah hingga 22,5 ribu hektare sekali terbang. Kecepatannya bisa mencapai 60-130 km/jam, dengan durasi waktu terbang mencapai 120 menit. Selain bisa diterbangkan
secara otomatis mengikuti alur pemetaan yang sudah didesain, mode kendali manual turut dibubuhkan untuk mendukung kebutuhan khusus.

Untuk penggunaan, drone berbobot 7 kg ini didukung Mission Planner sebagai perangkat lunak kontrol dan perencanaan penerbangan. Hasil pemetaan dari tangkapan kamera biasanya dikelola dengan Pix4D Mapper Pro atau Agisoft Photoscan.

InAero didirikan oleh dua orang founder, yakni Christy Aryani Sunaryo dan Rake Silverrian. Keduanya bertemu saat mengerjakan sebuah proyek konstruksi dan menemui isu pemetaan lahan yang kurang efisien, terutama ketika menemui lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Sementara data pemetaan yang akurat sangat dibutuhkan untuk perencanaan dan penganggaran proyek. Selain membantu proses pemetaan dan pengembangan drone untuk keperluan tersebut, ke depan InAero akan menambah model bisnisnya. Yakni dengan menyewakan UAV khusus untuk pemetaan dan juga pelatihan pilot atau operator drone pemetaan.

Target selanjutnya dari InAero adalah pengembangan produk UAV dengan Vertical Take Off and Landing (VTOL), untuk memudahkan peluncuran dan pendaratan.

Guna meningkatkan bisnisnya, saat ini InAero tengah mengikuti program inkubasi dari Amikom Business Park di Yogyakarta. Mereka juga telah mendapatkan pendanaan berupa grant dari PPBT yang diselenggarakan Kementerian Riset dan Teknologi.
(alf)
Berita Terkait
Universitas Amikom Yogyakarta...
Universitas Amikom Yogyakarta Raih Bintang 5 Employability QS Star
Jurnal Nation State...
Jurnal 'Nation State' Prodi HI Amikom Terakreditasi SINTA
Mendapatkan Peluang...
Mendapatkan Peluang Penelitian
Kebangkitan Normal Baru
Kebangkitan Normal Baru
Dosen AMIKOM Salah Satu...
Dosen AMIKOM Salah Satu Peneliti Terbaik di Wilayah V Yogyakarta
Mahasiswi Amikom Yogyakarta...
Mahasiswi Amikom Yogyakarta Dilaporkan Hilang, Ternyata Bekerja di Bandung
Berita Terkini
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
7 jam yang lalu
UGM Terapkan Kurikulum...
UGM Terapkan Kurikulum Baru Mulai 2026, Ini yang Akan Dipelajari Mahasiswa
10 jam yang lalu
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
11 jam yang lalu
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Jejaring Internasional Lewat AHEIC Global Publication Connect 2026 di Universitas Kuningan
11 jam yang lalu
Ingin Kuliah AI? Ini...
Ingin Kuliah AI? Ini 20 Universitas di Indonesia yang Membuka Jurusan Kecerdasan Buatan
12 jam yang lalu
Pendaftaran Magang Nasional...
Pendaftaran Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
15 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved