Disebar Ke Pelosok Tanah Air, Wapres Minta Praja IPDN Hilangkan Primordialisme

Selasa, 06 Agustus 2019 - 20:56 WIB
Disebar Ke Pelosok Tanah...
Disebar Ke Pelosok Tanah Air, Wapres Minta Praja IPDN Hilangkan Primordialisme
A A A
SUMEDANG - Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa 744 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang dilantik menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tak akan dikembalikan ke daerah asal. Maka dari itu Wapres meminta agar para praja menghilangkan sikap primordialisme.

“Tentu kita harapkan, Anda tidak lagi menjadi siswa yang tentu mementingkan kepentingan daerah masing masing. Tapi Anda menjadi calon pemimpin bangsa ke depan. Karena itu anda tidak ditugaskan kembali ke daerah tapi ditugaskan ke daerah-daerah secara nasional,” ujarnya di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Selasa (6/8/2019).

Di sisi lain penempatan acak ini membuat aparatur sipil negara (ASN) tidak lagi bersifat kedaerahan tapi nasional. Dia tidak ingin ASN terkotak-kotak dalam dikotomi milik pusat ataupun daerah.

“Karena itu Anda harus saling mengisi visi agar lebih baik. Dan masa ini Anda harus pelajari adat istiadat, adat kebiasaan masing-masing daerah yang Anda ditugaskan mendatang,” ungkapnya.

JK juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak hanya ada di tingkatan provinsi maupun kabupaten/kota tapi juga tingkat desa. Maka dari itu dia meminta agar para praja dapat melakukan pembinaan sampai tingkat desa.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan setiap praja akan ditugaskan selama dua tahun di daerah-daerah tersebut. Setelah itu baru memungkinkan untuk meminta pemindahan tempat.

"Setelah dua tahun nanti terserah, dia mau pindah boleh, tidak juga malah bagus. Membaur juga bagus," katanya.

Dia memastikan bahwa proses penempatan praja yang menjadi CPNS dilakukan secara transparan. "Transparan. Enggak ada (yang bisa pesan tempat dinas). Sepanjang jatahnya ada, clear. (Misalnya) saya dari Jakarta saya ingin (ditempatkan) di Pemda DKI, enggak bisa itu. Yang penting tidak kembali ke daerah asal," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Dies Natalis Ke-69 IPDN...
Dies Natalis Ke-69 IPDN di Jatinangor, Hadi Prabowo: Perguruan Tinggi Kedinasan Hebat
Hadi Prabowo Kukuhkan...
Hadi Prabowo Kukuhkan 721 Praja Pratama IPDN
Jelang Usia 67 Tahun,...
Jelang Usia 67 Tahun, IPDN Gelar Seminar tentang Pemilu 2024
Lantik Praja IPDN, Jokowi:...
Lantik Praja IPDN, Jokowi: Birokrasi Seringkali Terjebak Pada Aturannya Sendiri
Hadi Prabowo Ingatkan...
Hadi Prabowo Ingatkan Lulusan IPDN Junjung Tinggi Asta Cita Presiden
Lulusan IPDN Jadi Apa?...
Lulusan IPDN Jadi Apa? Ini Jabatan dan Golongannya yang Bisa Diraih
Berita Terkini
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
7 jam yang lalu
UGM Terapkan Kurikulum...
UGM Terapkan Kurikulum Baru Mulai 2026, Ini yang Akan Dipelajari Mahasiswa
11 jam yang lalu
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
11 jam yang lalu
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Jejaring Internasional Lewat AHEIC Global Publication Connect 2026 di Universitas Kuningan
12 jam yang lalu
Ingin Kuliah AI? Ini...
Ingin Kuliah AI? Ini 20 Universitas di Indonesia yang Membuka Jurusan Kecerdasan Buatan
13 jam yang lalu
Pendaftaran Magang Nasional...
Pendaftaran Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
16 jam yang lalu
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved