Nilai Matematika 20, Pendidikan Indonesia Terlalu Berat

Senin, 22 September 2014 - 22:59 WIB
Nilai Matematika 20,...
Nilai Matematika 20, Pendidikan Indonesia Terlalu Berat
A A A
DEPOK - Siswa mendapat nilai pelajaran matematika 20 dinilai merupakan dampak dari pendidikan Indonesia yang terlalu berat.

Hal itu dikatakan Wakil Rektor Universitas Indonesia (UI) Bidang Pendidikan Bambang Wibawarta. Menurutnya, apalagi jika berbicara pendidikan bagi siswa Sekolah Dasar (SD), sangat tergantung kualitas guru.

"Sistem pendidikan kita saat ini berat, untuk anak SD apalagi yakni dasar pembentukan karakter dan daya tangkap tergantung dari SDM pengajar kita," kata Bambang saat dihubungi wartawan, Senin (22/9/2014).

Bambang menambahkan dalam hal polemik nilai 20 tersebut, ia yakin bahwa guru juga sudah paham mengajarkan. Orang tua di rumah, lanjutnya, juga bertugas memberi arahan kepada anak mereka terkait pelajaran dan caranya yang diajarkan di sekolah.

"Guru harus beri penjelasan pada siswa, tak hanya orang tua. Pasti tiap minggu juga guru mengevaluasi dan memberikan teorinya, itu tugas guru," jelasnya.

Diketahui, akun media sosial atas nama Muhammad Erfas Maulana menjadi buah bibir dan menghebohkan forum dunia maya. Penyebabnya, dia mengunggah pekerjaan rumah (PR) matematika adiknya yang diberi nilai 20 oleh gurunya meski semua jawabannya benar.

Sang guru menyalahkan hampir semua jawaban PR anak kelas 2 SD itu, karena konsep atau cara pengerjaannya berbeda dengan cara guru tersebut. Para pengguna Facebook pun ramai memperbincangkan masalah itu.
(maf)
Berita Terkait
PAUD Bantu Stimulasi...
PAUD Bantu Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
Asah Kreativitas di...
Asah Kreativitas di Tengah Pandemi dengan Lomba Media Kreasi
Polri Ajak Masyarakat...
Polri Ajak Masyarakat Tanamkan Citra Positif Polisi ke Anak-anak
Riset Profesor Universitas...
Riset Profesor Universitas Helsinki: Pentingnya Mendidik Resiliensi pada Anak Berdasarkan Kepedulian
Studi Tanoto dan School...
Studi Tanoto dan School of Parenting Ungkap Permasalahan Pengasuhan Anak Usia Dini
Pembelajaran STEAM Efektif...
Pembelajaran STEAM Efektif Kembangkan Kompetensi Anak sejak Usia Dini
Berita Terkini
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
3 jam yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
4 jam yang lalu
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
18 jam yang lalu
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
18 jam yang lalu
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
19 jam yang lalu
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
21 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved