Jajaki Kerjasama, Dubes Inggris Naik Becak Keliling Kampus Unair

Sabtu, 13 Desember 2014 - 04:05 WIB
Jajaki Kerjasama, Dubes...
Jajaki Kerjasama, Dubes Inggris Naik Becak Keliling Kampus Unair
A A A
SURABAYA - Surabaya cukup berkesan bagi Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Asean, dan Timor Leste, Moazzam Malik. Buktinya, setelah dilantik per 20 Oktober 2014 dan berkantor di Jakarta, Moazzam memilih Surabaya sebagai salah satu kota yang dikunjunginya.

Tiba di Kota Pahlawan, Moazzam langsung disibukan dengan agenda kunjungan. Salah satunya ke kampus Universitas Airlangga (Unair), Jumat (12/12/14). Dia disertai Gubernur Jatim Soekarwo.

Meski datang sore hari, Moazzam disambut langsung Wakil Rektor I Unair Achmad Syahrani, di depan kantor manajemen Unair.

Pertemuan berlangsung hangat dan cair ini dilanjutkan dengan keliling areal kampus Mulyorejo. Menariknya, Moazzam dan Syahrani naik becak.

Moazzam sempat menyapa dan berdialog para wartawan di media centre Unair. Ia berkisah tentang kedatangannya pertama kali ke Surabaya pada Juli tahun 2014. Ketika itu bertepatan Bulan Ramadan. Moazzam sempat menghabiskan tiga hari di Surabaya dan mengunjungi masjid dan makam Sunan Ampel.

“Banyak yang berkata masa depan dunia ada di India dan Cina, tapi bagi saya masa depan dunia dan juga Inggris ada di Indonesia, India, dan Cina. Inggris merupakan negara terbuka sehingga kami berusaha melihat sejumlah peluang kerjasama Inggris dengan berbagai mitra, terutama di Surabaya,” urai Moazzam dengan bahasa Indonesia yang lancar.

Sementara itu, dalam siaran pers Kedutaan Besar Inggris menyebutkan keberadaan Moazzam untuk menjajaki kerjasama berbagai sektor termasuk perdagangan, infrastruktur, pendidikan, pariwisata, seni, dan budaya.

Saat ditanya mengapa memilih Surabaya dan Unair sebagai salah satu target kunjungan, Moazzam mengaku Jatim berpenduduk besar. Khusus Surabaya, dia menilai Kota Pahlawan memiliki peran penting dalam kemajuan Indonesia.

Salah satu fokus bidang kerjasama antara Inggris dan Indonesia adalah bidang pendidikan. “Unair merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia yang nantinya akan kami perdalam hubungan antara Unair dengan universitas di Inggris,” katanya, lagi.

Selama di Unair Moazzam sempat pula berdialog langsung dengan mahasiswa. Rencana di bidang pendidikan, sosial, budaya, ekonomi dia sampaikan.

Ada tiga rencana yang akan dijalankan Kedutaan Inggris di Unair. Di antaranya, pameran pendidikan universitas di Inggris, pembukaan pusat studi British Council, serta pembukaan pop up embassy yang akan menyediakan berbagai layanan.

“Program utama yang ingin saya sampaikan kepada mahasiswa Unair adalah Newton Fund. Program ini merupaka program yang mendukung kerjasama penelitian antara Inggris dan Indonesia. Program ini akan secara langsung di bawah pengawasan British Council,” pungkas Moazzam.
(ysw)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
4 jam yang lalu
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
4 jam yang lalu
Kisah Aulia, Anak Tukang...
Kisah Aulia, Anak Tukang Tambal Ban yang Sukses Jadi Lulusan Terbaik IPB University
6 jam yang lalu
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Spanyol, Negara yang Meraih Juara Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
Tim Futsal MNC University...
Tim Futsal MNC University Borong Dua Gelar Juara dalam Dua Turnamen Bergengsi
10 jam yang lalu
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
13 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved