Doktor Muda Unair Temukan Vaksin Covid-19 Halal Berbasis Dendritik

Kamis, 02 Februari 2023 - 21:37 WIB
“Jika vaksin yang lain masih memiliki berbagai macam kekurangan seperti efek samping yang berat, adanya respon penolakan tubuh, dan aspek halal yang masih belum terpenuhi,” ungkapnya.

Baca juga: Pakar Budaya UI: Akulturasi Kebudayaan China Sumbang Keragaman Indonesia

Penelitian yang dilakukan Arif tersebut bermula saat Covid-19 pertama kali masuk di Indonesia pada Maret 2020. Arif bersama tim dari Professor Nidom Foundation melakukan analisis terhadap virus Covid-19. Penelitian yang dilakukan Arif pada disertasinya berfokus pada protein S atau spike.

Protein yang didapat itu lalu dipetakan melalui metode in silico dan in vitro di mana hasilnya berupa protein terbaik dalam menghasilkan respon imun.

Hasil penelitian juga telah melalui proses publikasi jurnal ilmiah pada 2020 dan 2021 lalu yang masuk pada jurnal internasional terindeks Scopus baik Q2 maupun Q1.

Meski demikian, proses penelitian berjalan bukan tanpa kendala. Kesulitan pernah Arif hadapi. Seperti pada aspek pendanaan dan fasilitas pendukung penelitian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!