ANPS Tingkatkan Kompetensi Guru untuk Bangkitkan Pendidikan Indonesia ke Level Global
Sabtu, 25 Februari 2023 - 13:42 WIB
Konferensi yang berlangsung selama 2 hari pada 25-26 Februari ini dihadiri oleh pembicara serta peserta dari berbagai negara termasuk Indonesia, Malaysia, Inggris, Australia, Amerika Serikat, Canada, Finlandia, Rumania, Filipina, dan banyak lainnya.
Melihat animo yang begitu tinggi, masih di tempat yang sama, Chief of Partnership ANPS, Reynold Hutabarat menilai hal Ini merupakan bukti kepercayaan para pendidik dalam maupun luar negeri yang diberikan kepada organisasi ANPS.
“Kami merasa sangat terkejut ketika melihat begitu positif dan antusiasnya para pendidik terhadap Konferensi ini”, papar Reynold dalam kesempatan yang sama.
Sementara itu, ANPS Chief of Technology Officer Rollando Madjid memaparkan konfrensi ini digelar dengan maksud untuk memberikan kesempatan bagi pendidik untuk belajar dan bertukar ide dengan para professional dan praktisi pendidik dari berbagai negara.
“Perkembangan teknologi sangatlah cepat dan kita harus dapat mengimbanginya di dalam dunia Pendidikan. Sekarang ini kita sedang dihebohkan dengan munculnya Chat GPT. Chat GPT merupakan salah satu contoh teknologi kecerdasan buatan yang berkembang pesat," kata Rollando.
Selain itu, Shareen Ratnani selaku ANPS Chief of Program menambahkan, konferensi internasional ini mempunyai 5 program yang berbeda: Pendidikan Usia Dini/Taman Kanak Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas, Pembelajaran Sosial Emosional dan Inklusif, dan Teknologi di Pendidikan,” jelasnya.
Menurutnya, konferensi ini dirancang untuk melayani semua pemimpin sekolah dan pendidik dari semua sekolah swasta nasional dan Internasional.
Bertepatan dengan acara ini, ANPS juga meresmikan hubungan kemitraan dengan National Association of Private Educational Institutions (NAPEI) dari Malaysia. Hendro Widjaya, selaku Ketua dari ANPS mengatakan, "Ini merupakan tonggak sejarah yang luar biasa dan merupakan suatu kebanggaan untuk kami dapat berkolaborasi dengan lembaga NAPEI Malaysia yang sangat dihormati ini,” terangnya.
Melihat animo yang begitu tinggi, masih di tempat yang sama, Chief of Partnership ANPS, Reynold Hutabarat menilai hal Ini merupakan bukti kepercayaan para pendidik dalam maupun luar negeri yang diberikan kepada organisasi ANPS.
“Kami merasa sangat terkejut ketika melihat begitu positif dan antusiasnya para pendidik terhadap Konferensi ini”, papar Reynold dalam kesempatan yang sama.
Sementara itu, ANPS Chief of Technology Officer Rollando Madjid memaparkan konfrensi ini digelar dengan maksud untuk memberikan kesempatan bagi pendidik untuk belajar dan bertukar ide dengan para professional dan praktisi pendidik dari berbagai negara.
“Perkembangan teknologi sangatlah cepat dan kita harus dapat mengimbanginya di dalam dunia Pendidikan. Sekarang ini kita sedang dihebohkan dengan munculnya Chat GPT. Chat GPT merupakan salah satu contoh teknologi kecerdasan buatan yang berkembang pesat," kata Rollando.
Selain itu, Shareen Ratnani selaku ANPS Chief of Program menambahkan, konferensi internasional ini mempunyai 5 program yang berbeda: Pendidikan Usia Dini/Taman Kanak Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas, Pembelajaran Sosial Emosional dan Inklusif, dan Teknologi di Pendidikan,” jelasnya.
Menurutnya, konferensi ini dirancang untuk melayani semua pemimpin sekolah dan pendidik dari semua sekolah swasta nasional dan Internasional.
Bertepatan dengan acara ini, ANPS juga meresmikan hubungan kemitraan dengan National Association of Private Educational Institutions (NAPEI) dari Malaysia. Hendro Widjaya, selaku Ketua dari ANPS mengatakan, "Ini merupakan tonggak sejarah yang luar biasa dan merupakan suatu kebanggaan untuk kami dapat berkolaborasi dengan lembaga NAPEI Malaysia yang sangat dihormati ini,” terangnya.
Lihat Juga :