10 Beasiswa S2 Luar Negeri Ini Paling Diburu, Kuliah Gratis dan Tunjangan Puluhan Juta
Selasa, 09 Mei 2023 - 06:14 WIB
Beasiswa LPDP. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Melanjutkan kuliah S2 ke luar negeri menjadi impian banyak pejuang kuliah. Namun tak jarang impian ini kandas karena calon mahasiswa tidak mampu membiayai kuliahnya hingga lulus.
Dari segi pendanaan, beasiswa itu terbagi dua yakni fully funded dan partially funded. Fully funded itu adalah beasiswa yang diberikan ke calon mahasiswa yang 100% biaya selama kuliah hingga lulus akan ditanggung penyedia beasiswa.
Baca juga: Cerita Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Peraih Beasiswa IISMA, Wujudkan Mimpi ke Kampus Top Dunia
Tidak hanya biaya kuliah, tapi biaya tiket pesawat hingga biaya hidup biasanya juga telah ditanggung penyedia beasiswa.
Sementara partially funded adalah bantuan pembiayaan hanya untuk sebagian dari total biaya selama mahasiswa itu studi. Rata-rata mereka akan mendapat keringanan uang SPP atau potongan biaya masuk atau diskon yang variatif tergantung kebijakan universitas.
Bagi kalian yang ingin kuliah ke luar negeri tapi keterbatasan biaya, jangan pesimis dulu sebab ada banyak beasiswa S2 ke luar negeri dengan skema fully funded.
Baca juga: Kisah Agil, Anak Petani yang Bermimpi Kuliah di Luar Negeri Akhirnya Terwujud
Dikutip dari laman Schoters, berikut ini 10 beasiswa fully funded untuk kuliah magister ke luar negeri yang bisa dicoba.
- Tunjangan SPP/tuition fee
- Biaya buku
- Tunjangan penelitian tesis/disertasi
- Dana seminar internasional
- Tunjangan publikasi jurnal internasional
- Transportasi
- Aplikasi visa/residence permit
- Asuransi kesehatan
- Tunjangan hidup bulanan
- Biaya kedatangan
- Tunjangan keadaaan darurat (jika diperlukan)
- Sudah lulus program DIV/S1 atau S2 dari perguruan tinggi terakreditasi
- Tidak sedang menempuh studi degree/non-degree
- Memilih program studi dan perguruan tinggi tujuan sesuai dengan ketentuan LPDP
- Tidak sedang mendaftar, menerima, atau akan menerima beasiswa lain
- Melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK (untuk lulusan universitas luar negeri)
- Melengkapi profil pendaftaran
- Menandatangani surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran
- Mengumpulkan komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi setelah menyelesaikan
- Mencantumkan tautan atau riwayat publikasi ilmiah (apabila ada).
Selanjutnya ada Beasiswa Gates Cambridge untuk berkuliah di University of Cambridge, Inggris.
- Tunjangan pemeliharaan
- Dana tambahan berdasarkan kebijakan.
- Biaya visa
- Persyaratan beasiswa Gates Cambridge
- Melamar untuk perkuliahan penuh waktu di University of Cambridge
Australia Awards Scholarship (AAS) adalah beasiswa dari Pemerintah Australia untuk kalian yang ingin berkuliah S2 atau S3 di Australia.
Dari segi pendanaan, beasiswa itu terbagi dua yakni fully funded dan partially funded. Fully funded itu adalah beasiswa yang diberikan ke calon mahasiswa yang 100% biaya selama kuliah hingga lulus akan ditanggung penyedia beasiswa.
Baca juga: Cerita Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Peraih Beasiswa IISMA, Wujudkan Mimpi ke Kampus Top Dunia
Tidak hanya biaya kuliah, tapi biaya tiket pesawat hingga biaya hidup biasanya juga telah ditanggung penyedia beasiswa.
Sementara partially funded adalah bantuan pembiayaan hanya untuk sebagian dari total biaya selama mahasiswa itu studi. Rata-rata mereka akan mendapat keringanan uang SPP atau potongan biaya masuk atau diskon yang variatif tergantung kebijakan universitas.
Bagi kalian yang ingin kuliah ke luar negeri tapi keterbatasan biaya, jangan pesimis dulu sebab ada banyak beasiswa S2 ke luar negeri dengan skema fully funded.
Baca juga: Kisah Agil, Anak Petani yang Bermimpi Kuliah di Luar Negeri Akhirnya Terwujud
Dikutip dari laman Schoters, berikut ini 10 beasiswa fully funded untuk kuliah magister ke luar negeri yang bisa dicoba.
10 beasiswa fully funded untuk kuliah magister ke luar negeri paling diminati awardee:
1. Beasiswa LPDP
Beasiswa ini merupakan beasiswa dari Pemerintah Indonesia, tepatnya Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dengan beasiswa ini, kamu bisa berkuliah di berbagai negara yang telah terpilih dalam ketentuan beasiswa ini.Cakupan beasiswa LPDP
- Biaya studi- Tunjangan SPP/tuition fee
- Biaya buku
- Tunjangan penelitian tesis/disertasi
- Dana seminar internasional
- Tunjangan publikasi jurnal internasional
- Transportasi
- Aplikasi visa/residence permit
- Asuransi kesehatan
- Tunjangan hidup bulanan
- Biaya kedatangan
- Tunjangan keadaaan darurat (jika diperlukan)
Persyaratan
- Warga negara Indonesia (WNI)- Sudah lulus program DIV/S1 atau S2 dari perguruan tinggi terakreditasi
- Tidak sedang menempuh studi degree/non-degree
- Memilih program studi dan perguruan tinggi tujuan sesuai dengan ketentuan LPDP
- Tidak sedang mendaftar, menerima, atau akan menerima beasiswa lain
- Melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK (untuk lulusan universitas luar negeri)
- Melengkapi profil pendaftaran
- Menandatangani surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran
- Mengumpulkan komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi setelah menyelesaikan
- Mencantumkan tautan atau riwayat publikasi ilmiah (apabila ada).
2. Gates Cambridge
Selanjutnya ada Beasiswa Gates Cambridge untuk berkuliah di University of Cambridge, Inggris.Cakupan beasiswa Gates Cambridge
- Biaya kuliah- Tunjangan pemeliharaan
- Dana tambahan berdasarkan kebijakan.
- Biaya visa
- Persyaratan beasiswa Gates Cambridge
Persyaratan
- Bukan merupakan warga negara Inggris- Melamar untuk perkuliahan penuh waktu di University of Cambridge
3. Australia Awards Scholarship
Australia Awards Scholarship (AAS) adalah beasiswa dari Pemerintah Australia untuk kalian yang ingin berkuliah S2 atau S3 di Australia.Cakupan Beasiswa AAS
- Pelatihan sebelum keberangkatan di Indonesia (Pre-Departure Training atau PDT)Lihat Juga :