SINDOnews Goes to Pesantren Gelar Pelatihan Jurnalistik di PP Darus-Sunnah Ciputat
Selasa, 16 Mei 2023 - 14:40 WIB
“Apalagi dalam perkembangan sekarang jurnalistik tidak hanya sekadar tulis-menulis, namun di dalamnya juga ada media sosial yang berperan. Saya harapkan semua yang hadir dapat mengikuti dengan baik sampai tuntas. Kita juga berharap acara ini dapat bermanfaat bagi santri, guru dan pesantern, sehingga dapat melengkapi ilmu-ilmu di Darus-Sunnah,” tutur Hasan.
Baca juga: Daftar BUMN yang Menerima Lulusan S1 Semua Jurusan, Jaminan Karier dan Gaji Tinggi
Wapemred SINDOnews Puguh Hariyanto juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kerja sama yang baik dengan PP Darus-Sunah. Kolaborasi ini selain menjadi ruang bagi SINDOnews memperkenalkan jurnalistik, juga dimaksudkan mendorong para santri maupun pengajar di pesantren untuk aktif menulis di media massa arus utama.
Pada prinsipnya, kata Puguh, menulis berita sesuai kaidah jurnalistik itu tidak sulit. Justru kesulitan terbesar adalah bagaimana memulai. Tidak ada sesuatu yang pertama dikerjakan akan sempurna. Namun dengan latihan, kemudian terbiasa, akan menjadi mudah.
“Menulis itu gampang. Jangan takut untuk menulis. Awalnya mungkin sulit. Tapi harus berani mulai,” kata Puguh.
Lulusan program magister Kajian Pengembangan Perkotaan Universitas Indonesia ini menambahkan, SINDOnews memiliki kanal Kalam yang berisi tentang semua pemberitaan terkait Islam. Bukan hanya syiar, dakwah maupun ilmu-ilmu fiqih, tetapi juga terdapat ruang bagi penulis untuk mengirimkan karyanya berupa opini atau pendapat.
Untuk itu, dia mendorong para santri, mahasantri, maupun guru agar tidak ragu membuat tulisan bagus yang nantinya dapat dimuat di SINDOnews. Tidak semata tulisan, tetapi bisa juga karya foto maupun video. “Kami membuka ruang bagi penulis-penulis dari kalangan pesantren,” ucapnya.
Baca juga: Daftar BUMN yang Menerima Lulusan S1 Semua Jurusan, Jaminan Karier dan Gaji Tinggi
Wapemred SINDOnews Puguh Hariyanto juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kerja sama yang baik dengan PP Darus-Sunah. Kolaborasi ini selain menjadi ruang bagi SINDOnews memperkenalkan jurnalistik, juga dimaksudkan mendorong para santri maupun pengajar di pesantren untuk aktif menulis di media massa arus utama.
Pada prinsipnya, kata Puguh, menulis berita sesuai kaidah jurnalistik itu tidak sulit. Justru kesulitan terbesar adalah bagaimana memulai. Tidak ada sesuatu yang pertama dikerjakan akan sempurna. Namun dengan latihan, kemudian terbiasa, akan menjadi mudah.
“Menulis itu gampang. Jangan takut untuk menulis. Awalnya mungkin sulit. Tapi harus berani mulai,” kata Puguh.
Lulusan program magister Kajian Pengembangan Perkotaan Universitas Indonesia ini menambahkan, SINDOnews memiliki kanal Kalam yang berisi tentang semua pemberitaan terkait Islam. Bukan hanya syiar, dakwah maupun ilmu-ilmu fiqih, tetapi juga terdapat ruang bagi penulis untuk mengirimkan karyanya berupa opini atau pendapat.
Untuk itu, dia mendorong para santri, mahasantri, maupun guru agar tidak ragu membuat tulisan bagus yang nantinya dapat dimuat di SINDOnews. Tidak semata tulisan, tetapi bisa juga karya foto maupun video. “Kami membuka ruang bagi penulis-penulis dari kalangan pesantren,” ucapnya.
Lihat Juga :