DPR Minta Pembukaan Sekolah Zona Kuning Dipertimbangkan Matang
Selasa, 28 Juli 2020 - 13:40 WIB
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengkritisi soal rencana pemerintah untuk membuka sekolah-sekolah yang berada di luar zona hijau. Foto/dpr.go.id
JAKARTA - Pimpinan DPR mengkritisi soal rencana pemerintah untuk membuka sekolah-sekolah yang berada di luar zona hijau. Karena itu, DPR meminta agar pemerintah mempertimbangan rencana itu secara matang mengingat sulitnya mendisiplinkan anak sekolah agar mematuhi protokol COVID-19 secara ketat.
“Justru itu, untuk di zona hijau saja kita mesti melaksanakan protokol COVID-19 dengan ketat dan disiplin. Nah untuk zona kuning dan zona merah sebaiknya menurut saya lebih dikaji secara mendalam karena ini lebih sulit mendisiplinkan anak-anak dalam menjalankan COVID-19,” ujar Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (28/7/2020). (Baca juga: 9 Pemimpin Militer Paling 'Berdarah' Sepanjang Sejarah)
Dasco mengingatkan bahwa sekolah menjadi tempat yang berisiko penularan COVID-19. Sehingga, jangan sampai dengan kebijakan pembukaan sekolah di zona selain zona hijau itu menjadikan sekolah sebagai klaster baru penyebaran COVID-19.
“Jangan sampai kemudian di sekolah ini menjadi klaster baru bagi COVID-19,” kata Dasco.
“Justru itu, untuk di zona hijau saja kita mesti melaksanakan protokol COVID-19 dengan ketat dan disiplin. Nah untuk zona kuning dan zona merah sebaiknya menurut saya lebih dikaji secara mendalam karena ini lebih sulit mendisiplinkan anak-anak dalam menjalankan COVID-19,” ujar Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (28/7/2020). (Baca juga: 9 Pemimpin Militer Paling 'Berdarah' Sepanjang Sejarah)
Dasco mengingatkan bahwa sekolah menjadi tempat yang berisiko penularan COVID-19. Sehingga, jangan sampai dengan kebijakan pembukaan sekolah di zona selain zona hijau itu menjadikan sekolah sebagai klaster baru penyebaran COVID-19.
“Jangan sampai kemudian di sekolah ini menjadi klaster baru bagi COVID-19,” kata Dasco.
Lihat Juga :