Tak Jelas Tata Kelolanya, JPPI Minta Nadiem Hentikan Program POP

Rabu, 29 Juli 2020 - 09:04 WIB
Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji menilai Program Organisasi Penggerak (POP) Mendikbud NAdiem Makarim tidak jelas tata kelola. Foto/SINDOphoto
JAKARTA - Koordinator Nasional Jaringan Pengawas Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji menilai Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud ) tidak jelas tata kelola. Sehingga wajar sejumlah organisasi masyarakat seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah mundur dari program itu.

Bahkan, Persatuan Guru RepubIik Indonesia (PGRI) sebagai organisasi 'penggerak' para guru pun ikut-ikutan mundur dari program tersebut.



3. (Baca juga: Marinir Bawa Pengangkat Jenazah Jenderal TNI Korban G30S/PKI ke RS Al Huda)

"Mas menteri (Nadiem Makarim) ini maunya apa? Mau memperbaiki kualitas pendidikan dan memcerdaskan khidupan bangsa atau komersialisasi dan industrialisasi ala perusahaan-perusahaan besar swasta yang ikut dalam pop ini?" ujar Ubaid saat dihubungi SINDOnews, Rabu (29/7/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!