11 Contoh Penulisan Kata yang Benar Menurut EYD KBBI, Susun Kalimat Dijamin Akurat

Senin, 28 Agustus 2023 - 11:15 WIB
4. model linear

5. kambing hitam

Apabila terdapat gabungan kata yang bisa menimbulkan salah pengertian, kata tersebut ditulis dengan memberikan tanda hubung (-)

Contoh:

1. anak-istri kolonel (anak dan istri dari kolonel)

2. anak istri-kolonel (anak dari istri kolonel)

3. ibu-ayah mereka (ibu dan ayah mereka)

4. ibu ayah-mereka (ibu dari ayah mereka)

Apabila terdapat gabungan kata yang penulisannya terpisah,maka penulisannya tetap terpisah jika mendapat awalan atau akhiran.

Contoh:

1. bertepuk tangan

2. garis bawahi

Apabila terdapat gabungan kata yang mendapat awalan dan akhiran sekaligus, penulisannya serangkai.

Contoh:

1. Diberitahukan

2. Menggarisbawahi

Gabungan kata yang sudah padu ditulis serangkai.

Contoh:

1. Adakalanya

2. Apalagi

3. Bagaimana

Baca juga: Bagaimana Penulisan Daftar Pustaka Sesuai EYD? Begini Urutannya yang Benar

5. Penulisan Pemenggalan Kata

Pemenggalan kata sesuai PUEBI yang diterapkan pada kata dasar dilakukan dengan cara berikut. Apabila di tengah kata terdapat huruf vokal berurutan, pemenggalan dilakukan di antara kedua huruf vokal tersebut.

Contoh:

1. bu-ah

2. ni-at

3. sa-at

Kategori huruf diftong (memuat unsur: ai, au, ei, dan oi) penulisannya tidak dipenggal.

Contoh:

1. Lan-dai

2. Au-ra

Apabila di tengah kata dasar terdapat huruf konsonan (termasuk gabungan huruf konsonan) di antara dua huruf vokal, pemenggalan dilakukan sebelum huruf konsonan.

Contoh:

1. Ba-nyak

2. La-ri

Pemenggalan dilakukan di antara kedua huruf konsonan jika di tengah kata dasar ada dua huruf konsonan yang posisinya berurutan.

Contoh:

1. Ap-ril

2. makh-luk

3. sang-gup

Pemenggalan dilakukan di antara huruf konsonan pertama dan kedua. Cara ini dilakukan jika di tengah kata dasar terdapat tiga huruf konsonan atau lebih (masing- masing melambangkan satu bunyi).

Contoh:

1. Eks-tra

2. In-fra

3. Ben-trok

Tidak dilakukan pemenggalan kata pada gabungan huruf konsonan yang melambangkan satu bunyi.

Contoh:

1. Ba-nyak

2. Ikh-las

3. Kong-res

6. Penulisan Kata Depan

Penulisan kata depan (di, ke, dan dari) ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.

Contoh:

1. Di mana dia tinggal?

2. Uang ibu disimpan di dalam dompet.

3. Mari berangkat ke sekolah.

7. Penulisan Partikel

Penulisan partikel -lah, -kah, dan -tah dilakukan secara serangkai dengan kata yang mendahuluinya.

Contoh:

1. Ambillah kue yang ada di meja!

2. Apakah yang kamu inginkan?

Penulisan partikel pun dilakukan secara terpisah dari kata yang mendahuluinya. Namun, partikel pun yang merupakan unsur kata penghubung ditulis serangkai.

Contoh:

1. Tidak diminta pun ia akan tetap datang.

2. Jangankan dua kali, sekali pun kakak tidak pernah memujiku.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!