Mengenal SINGA Scholarship, Beasiswa PhD Fully Funded di Singapura
Selasa, 26 September 2023 - 14:04 WIB
Baca juga: Beasiswa Full dan Tunjangan Hidup untuk Pelajar Indonesia ke Singapura, Cek Link
Seperti yang dijelaskan di awal, program SINGA Scholarship bersifat penuh dengan durasi masa studi (termasuk penelitian) adalah maksimal 4 tahun. Adapun cakupan program beasiswa SINGA adalah sebagai berikut:
Cakupan yang pertama tentu saja biaya pendidikan. Jadi, para penerima program ini nantinya tidak perlu memikirkan masalah biaya. Mulai dari biaya pendaftaran sampai biaya-biaya lain yang ditetapkan pihak perguruan tinggi dan lembaga penelitian.
Cakupan kedua dalam program beasiswa PhD ini adalah biaya hidup yang disebut Tunjangan Bulanan. Masing-masing penerima program berhak atas tunjangan sebesar S$2.200 (dollar Singapura).
Jumlah ini akan naik menjadi S$2.700 setelah dinyatakan lulus Ujian Kualifikasi. Tunjangan ini diberikan setiap bulan selama masa program, yakni maksimal 4 tahun. Jadi, usahakan lulus Ujian Kualifikasi untuk mendapat tunjangan lebih besar.
Cakupan yang ketiga adalah tunjangan tiket pesawat, artinya ada subsidi pembelian tiket pesawat dari Indonesia menuju ke Singapura di awal kegiatan perkuliahan. Besaran subsidi adalah sampai S$1.500 dan diberikan satu kali.
Komponen atau cakupan biaya yang terakhir adalah tunjangan tinggal di Australia. Yakni sebesar S$1.000 dan diberikan satu kali setelah tiba di Singapura untuk memulai kegiatan perkuliahan dan penelitian.
Kriteria yang pertama adalah dari catatan akademik yang mengacu pada ijazah dan juga transkrip nilai dari perguruan tinggi di jenjang sebelumnya. Semakin bagus catatan akademik yang dimiliki maka peluang lolos seleksi akan semakin tinggi.
Kriteria yang kedua adalah dari publikasi atau publikasi ilmiah. Para pendaftar yang sudah pernah melakukan publikasi ilmiah dan bisa ditelusuri akan dipandang memiliki kesiapan dan kemampuan melakukan penelitian. Sehingga dipandang layak untuk menerima program ini.
Baca juga: 4 Universitas Terbaik di Singapura Tujuan Beasiswa LPDP 2023
Cakupan Beasiswa
Seperti yang dijelaskan di awal, program SINGA Scholarship bersifat penuh dengan durasi masa studi (termasuk penelitian) adalah maksimal 4 tahun. Adapun cakupan program beasiswa SINGA adalah sebagai berikut:
1. Biaya Pendidikan
Cakupan yang pertama tentu saja biaya pendidikan. Jadi, para penerima program ini nantinya tidak perlu memikirkan masalah biaya. Mulai dari biaya pendaftaran sampai biaya-biaya lain yang ditetapkan pihak perguruan tinggi dan lembaga penelitian.
2. Biaya Hidup (Tunjangan Bulanan)
Cakupan kedua dalam program beasiswa PhD ini adalah biaya hidup yang disebut Tunjangan Bulanan. Masing-masing penerima program berhak atas tunjangan sebesar S$2.200 (dollar Singapura).
Jumlah ini akan naik menjadi S$2.700 setelah dinyatakan lulus Ujian Kualifikasi. Tunjangan ini diberikan setiap bulan selama masa program, yakni maksimal 4 tahun. Jadi, usahakan lulus Ujian Kualifikasi untuk mendapat tunjangan lebih besar.
3. Tunjangan Tiket Pesawat
Cakupan yang ketiga adalah tunjangan tiket pesawat, artinya ada subsidi pembelian tiket pesawat dari Indonesia menuju ke Singapura di awal kegiatan perkuliahan. Besaran subsidi adalah sampai S$1.500 dan diberikan satu kali.
4. Tunjangan Tinggal di Australia
Komponen atau cakupan biaya yang terakhir adalah tunjangan tinggal di Australia. Yakni sebesar S$1.000 dan diberikan satu kali setelah tiba di Singapura untuk memulai kegiatan perkuliahan dan penelitian.
Kriteria dan Proses Seleksi
Lalu, apa saja kriteria untuk mendapatkan SINGA Scholarship? Meskipun kriteria ini tidak mutlak karena bisa ada kriteria tambahan dari pihak penyelenggara. Namun setidaknya ada 6 kriteria yang perlu diupayakan dipenuhi para pendaftar program beasiswa SINGA, yaitu:1. Catatan Akademik
Kriteria yang pertama adalah dari catatan akademik yang mengacu pada ijazah dan juga transkrip nilai dari perguruan tinggi di jenjang sebelumnya. Semakin bagus catatan akademik yang dimiliki maka peluang lolos seleksi akan semakin tinggi.
2. Publikasi
Kriteria yang kedua adalah dari publikasi atau publikasi ilmiah. Para pendaftar yang sudah pernah melakukan publikasi ilmiah dan bisa ditelusuri akan dipandang memiliki kesiapan dan kemampuan melakukan penelitian. Sehingga dipandang layak untuk menerima program ini.
Baca juga: 4 Universitas Terbaik di Singapura Tujuan Beasiswa LPDP 2023
Lihat Juga :