Kabar Gembira! Beli Buku Lokal Lewat Daring Diguyur Diskon hingga 80%

Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:37 WIB
Ratusan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum antusias mengunjungi pameran buku terbesar di Jakarta. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Tidak dapat dipungkiri bahwa pada masa pandemi ini, semua sektor bisnis terdampak pandemi COVID-19 termasuk subsektor penerbitan. Betapa tidak, selama masa PSBB toko buku tutup, dan masyarakat belum merasa leluasa untuk berbelanja di toko konvensional, termasuk toko buku .

Survei IKAPI menunjukkan bahwa pada masa pandemi ini sebanyak 58,2% penerbit mengalami penurunan penjualan melebihi 50%, sebanyak 29,6% penerbit mengalami penurunan penjualan antara 31%- 50%, sementara 8,2% penerbit mengalami penurunan antara 10% sampai 30% dan menyisakan hanya 4,1 % penerbit dengan kondisi penjualan relatif sama dengan hari-hari biasa. (Baca juga: Jaga Prestasi, Kompetisi Nasional MIPA Diikuti 2.437 Peserta )



Lebih lanjut, selama wabah COVID-19 berlangsung 54,2% penerbit menemukan adanya pelanggaran hak cipta melalui penjualan buku mereka di loka pasar (marketplace), sebanyak 25% penerbit menemukan pelangaran hak cipta melalui pembagian PDF buku mereka secara gratis dan sebanyak 20,8% penerbit menemukan terjadinya pelanggaran (keduanya) hak cipta dan PDF gratis.

Mencermati hal tersebut diperlukan langkah terobosan salah satunya dengan penjualan melalui online dan pemberian insentif untuk pembelian buku lokal asli. Maka hasil koordinasi insentif antara Kemenparekraf dengan IKAPI, lahirlah Program Beli Buku Lokal. Program ini disambut gembira oleh anggota IKAPI sehingga lebih dari 80 penerbit bergabung dalam program ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!